PRESIDEN: PERUSAHAAN PERAKITAN ASING AGAR BANTU PENG-INDONESIAAN PRODUKSI MOBIL

PRESIDEN: PERUSAHAAN PERAKITAN ASING AGAR BANTU PENG-INDONESIAAN PRODUKSI MOBIL [1]

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto minta agar perusahaan perakitan asing yang beroperasi di Indonesia untuk membantu meng-Indonesia-kan produksi mobil di dalam negeri.

Presiden mengemukakan hal itu ketika menerima Seisi Kato, Presiden Direktur PT. Toyota Motor Sales Company, Jepang, di Bina Graha Senin pagi.

Seisi Kato dalam kesempatan itu menyerahkan lima contoh truk mini “Toyota Kijang” kepada Presiden Soeharto. 50% dari komponen truk mini dibuat di dalam negeri diantaranya khasis dan badan mobil.

Presiden telah pula mencoba truk mini yang bemilai Rp. 1,3 juta dengan menghidupkan mesin mobil itu dan sambil bergurau ia bertanya kepada pers:

“Wartawan mau beli ini, kalau mau beli boleh cicil”. Atas kelakar Presiden itu para wartawan hanya tertawa.

Seorang wartawan nyeletuk kepada Menteri Sekretaris Negara Sudharmono,

“Pak, apa tidak mengandung unsur iklan jika mobil itu di parkir di depan Bina Graha ? Pertanyaan ini kemudian dijawab oleh Sudharmono “Kalau pak Harto mau terima, itu tidak berarti kita ingin Toyota untung besar, bahwa truk itu dimanfaatkan untuk promosi yaah…..lumrah saja, “kata Menteri sambil tersenyum.

Yang penting, kata Menteri, Presiden Soeharto menekankan kewajiban perusahaan perakitan produksi mobil. (DTS).

Sumber : ANTARA (25/07/1977)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 479.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.