PRESIDEN PERTIMBANGKAN KUNJUNGAN KE AUSTRALIA

PRESIDEN PERTIMBANGKAN KUNJUNGAN KE AUSTRALIA

Jakarta, Merdeka

Presiden Soeharto memberi petunjuk, agar dalam mengembangkan ketja sama perdagangan antar ASEAN dicari peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan. Sedangkan dalam pengaturannya perlu di perhatikan kepentingan masing-masing negara.

Ini dikemukakan oleh Presiden di Bina Graha, Selasa tatkala Menteri Perdagangan Arifin Siregar, Menko Ekuin Radius Prawiro, Menteri Perindustrian Hartarto, yang datang melaporkan hasil-hasil sidang Menteri Ekonomi ASEAN di Pattaya Thailand pekan lalu.

Menteri Perdagangan Arifin Siregar dalam kesempatan itu antara lain mengemukakan bahwa masih banyak pengusaha di ASEAN belum mengetahui kemudahan-kemudahan yang seharusnya dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan perdagangan antar negara anggota.

Disebutkan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan hubungan perekonomian, khususnya antara ASEAN adalah dengan mengadakan pengaturan perdagangan preferensi (PTA-Preferensi Trading Arrangement).

Selanjutnya Kepala Negara mengemukakan supaya pengusaha mengetahui kemudahan yang bisa dimanfaatkan dengan jalan mengembangkan sistem informasi dana bagi mereka. Pengelolaan penyebaran informasi data ini dapat dilaksanakan oleh swasta .

Kesempatan

Dalam pertemuan menteri-menteri ekonomi pekan lalu disepakati bahwa barang­barang yang masuk PTA itu ditingkatkan lagi jumlahnya sebesar 1.679 dari sebelumnya, sehingga sekarang barang-barang yang dapat dinikmati preferensinya menjadi 14.462.

Disamping itu, menurut Menteri Perdagangan, diadakan pula pendalaman terhadap perdagangan preferensi yaitu bahwa bukan 25 preferensi yang diberikan tapi lebih dari 25 persen. Biasanya 50 persen, dengan jumlah barang 3.261 jenis. Dengan demikian diharapkan perdagangan antaraASEAN tambah meningkat di masa-masa mendatang.

Dalam pertemuan itu juga di sepakati agar dengan adanya PTA ini dalam masa mendatang ASEAN akan lebih erat bekerjasama untuk menentukan posisi bersama dalam menghadapi negara lainnya.

Atas pertanyaan, Menteri Perdagangan mengatakan, dalam hal PTA ini Indonesia telah memberikan 2.701 jenis barang yang menikmati margine of preference sebesar 50 persen dan 954 yang dapat margine 25 persen.

“Jadi sebagai perbandingan Thailand hanya memberikan 1.854 jenis barang. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa Indonesia telah banyak memberikan kelonggaran­kelonggaran dalam meningkatkan hubungan dagang antar negara ASEAN,” katanya.

Reasuransi

Pada awal penjelasannya Radius Prawiro mengemukakan sidang ke-20 para menteri ekonomi itu diselenggarakan sebagai kelanjutan dari Konperensi Tingkat Tinggi (KTT ASEAN di Manila). Masalah penting yang dihasilkan dari sidang tersebut adalah diperbesarnya modal perusahaan reasuransi ASEAN dari 20 juta dollar Singapura menjadi 30 juta dollar Singapura.

Perusahaan-perusahaan asuransi Indonesia yang ikut dalam perusahaan reasuransi ASEAN yang berpusat di Singapura itu sebanyak 18 perusahaan, dengan modal seluruhnya 870.000 dollar AS.

Masalah lain yang dibahas itu masalah penggunaan mata uang dalam rangka meningkatkan perdagangan Seberapa jauh dapat dipertimbangkan adanya mata uang daripada masing-masing negara menjadi mata uang yang bisa di pertukarkan satu sama lain Namun, hal ini belum dapat dicapai kata sepakat karena menyangkut perkembangan moneter masing-masing negara.

Tetapi yang dapat disetujui adalah bahwa masing-masing Bank Sentral akan mengumumkan kurs mata uang dari mata uang ASEAN setiap harinya. Dunia usaha swasta dapat mempergunakan mata uang tersebut apabila menghendakinya dalam perdagangan bilateral dengan salah satu negara ASEAN.

Hal ini yang disepakati adalah dalam bidang pertanian, yaitu dibentuknya pusat pengembangan rotanASEAN diKalimantan Selatan.

Jakarta, MERDEKA

Sumber : MERDEK (26/10/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 197-198.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.