PRESIDEN: PEJABAT AGAR TERBUKA KEPADA PERS

PRESIDEN: PEJABAT AGAR TERBUKA KEPADA PERS

 

 

Jakarta, Sinar Harapan

Presiden Soeharto memberi petunjuk agar pejabat tinggi pusat dan daerah terbuka memberikan informasi pembangunan kepada pers sekaligus memantapkan peranan pers nasional sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab. Bila informasi itu ditutup-tutupi akan menimbulkan kecurigaan.

Petunjuk itu diberikan Kepala Negara kepada Menteri Penerangan Harmoko Senin pagi di Bina Graha Jakarta.

Menpen Harmoko melaporkan kegiatan operasional penerangan dalam tugas­ tugas mengembangkan partisipasi masyarakat kepada Presiden Soeharto.

Dilaporkan pula, hasil evaluasi dan pelaksanaan hari Pers Nasional yang telah dilangsungkan bulan lalu di Surabaya.

Pelaksanaan hari pers itu menurut Menpen, adalah untuk lebih meningkatkan dan memaparkan pers nasional misalnya menghadapi keterbukaan informasi yang akan menuju komunikasi yang jujur.

Presiden Soeharto katanya menggaris bawahi pula agar keterbukaan informasi dari para pejabat jangan diputar balikkan.

Sebab bila diputarbalikkan atau disalahgunakan akan timbul antipati masyarakat Menpen, katanya, akan menjabarkan lagi keterbukaan itu dalam rangka lebih meningkatkan dan memantapkan kredibilitas pers nasional.

 

 

Sumber : SINAR HARAPAN (13/03/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 82-83.

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.