PRESIDEN: ORDE BARU BERTEKAD AMANKAN UUD 45

PRESIDEN: ORDE BARU BERTEKAD AMANKAN UUD 45

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto menegaskan, Orde Baru sudah bertekad untuk melaksanakan kemurnian Undang Undang Dasar 1945 dan Pancasila.

Berbicara kepada wartawan di pesawat DC-10 Garuda dalam perjalanan kembali ke tanah air Rabu siang, setelah mengunjungi Uni Soviet, Presiden menegaskan penggantian Presiden di negeri ini harus melalui konstitusi.

“Di luar konstitusi saya gebuk, apakah pemimpin politik atau jendral, saya gebuk, karena saya harus tertibkan konstitusi itu,” ujar Presiden sambil tertawa.” Itu sikap saya dari dulu,” tambahnya.

Mengenai keterbukaan, Presiden mengatakan seharusnya sudah ada melalui penjelasan para menteri.“Kok dikatakan masih tertutup, masih dirahasiakan, itu kan tidak benar.”

Ia menambahkan, “kalau menilai segala sesuatunya harus dari saya tidak mungkin toh, masa tak percaya sama menteri.”

Kalau orang orang yang gandrung kepada keterbukaan, kata Presiden, “minta saya supaya terus memberikan penjelasan, apakah mungkin saya seorang diri menghadapi hal demikian?” tanya Presiden.

“Kalau dipaksa sama halnya membawa saya ke dalam situasi dan kondisi yang tak mungkin dilaksanakan,” ujarnya.

“Apa itu yang dikehendaki, barangkali yang dikehendaki supaya Iekas diganti. kalau mau ganti mudah saja toh, asal lewat konstitusi,” katanya.

“Kalau tidak lewat konstitusi, saya katakan saya gebuk, siapa saja saya gebuk, karena saya harus menertibkan konstitusi itu,” kata Presiden sambil tertawa.

 

 

Sumber : ANTARA (13/09/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 327.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.