PRESIDEN: ORANG TUA JANGAN PUTUS ASA

PRESIDEN: ORANG TUA JANGAN PUTUS ASA[1]

 

 

Pidie, Aceh, Antara

Presiden Soeharto meminta para orang tua untuk tidak berputus asa dalam berusaha menyekolahkan anak-anak mereka, akibat semakin tingginya biaya pendidikan.

“Biaya pendidikan yang sekarang semakin mahal, jangan menyebabkan orang tua di desa menjadi putus asa,” kata Presiden di Desa Keuniree, Pidie, Aceh, Kamis, ketika mencanangkan Bulan Bakti LKMD dan Pekan Orientasi LMD serta meresmikan Listrik Masuk Desa di 2.000 desa di Provinsi Aceh.

Kepada ribuan undangan dan masyarakat Pidie yang memenuhi tempat upacara, Kepala Negara mengatakan, pemerintah telah dan akan terus menyediakan berbagai fasilitas pendidikan bagi masyarakat.

Peningkatan pengetahuan dan keterampilan juga terus diusahakan pemerintah melalui pendidikan luar sekolah, karena itulah pemerintah terus mengadakan perpustakaan masjid keliling serta perpustakaan desa.

“Perpustakaan masjid tidak saja diisi dengan bahan-bahan bacaan keagamaan, tetapi juga bahan bacaan yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pedesaan,” kata Presiden.

Acara ini dihadiri pula Mensesneg Moerdiono, Menag Tarmizi Taber, Mendagri Yogie SM, Gubernur Jabar R. Nuriana, Gubernur NTB Warsito, Gubernur Sumut Raja Inal Siregar serta Dirut PT PLN (Persero) Djiteng Marsudi.

Ketika berbicara tentang pembangunan di daerah pedesaan, Presiden membenarkan adanya desa yang cepat laju pembangunannya, tetapi ada pula yang lambat.

“ltulah sebabnya, sejak awal pembangunan dahulu, semua desa kita bangun dengan dana khusus Inpres Desa,” kata Presiden yang kemudian menambahkan bahwa tidak ada satu desa pun yang tidak dibangun.

Menurut Presiden, apabila semua desa memiliki ketahanan yang kuat, maka seluruh bangsa dan negara ini juga akan memiliki ketahanan nasional yang andal.

“Dalam melaksanakan pembangunan di desa, maka LKMD memainkan peranan yang sangat penting. Melalui LKMD, masyarakat desa dapat memusyawarahkan apa yang paling dirasakan oleh desa untuk segera dibangun,” kata Presiden.

Menurut Kepala negara karena LKMD telah menunjukkan prestasinya, maka pemerintah sedang mempertimbangkan peluang bagi LKMD untuk melaksanakan rehabilitasi SD dan Puskesmas.

Dalam acara ini, Kepala Negara memberikan penghargaan kepada sejumlah Gubernur, bupati dan walikota serta tokoh masyarakat yang sukses dalam membangun daerahnya masing-masing.

Peresmian Listrik Masuk Desa tersebut ditandai dengan “Peh Tambo” (pukulan beduk) yang dilakukan oleh Kepala Negara.

Sumber: ANTARA (13/03/1997)

_____________________________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 781-782.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.