PRESIDEN MINTA CENDEKIAWAN CARI PENYEBAB KERUSUHAN

PRESIDEN MINTA CENDEKIAWAN CARI PENYEBAB KERUSUHAN[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto minta para cendekiawan, termasuk anggota ICMI, untuk mempelajari penyebab terjadinya berbagai kerusuhan, baik yang terjadi selama masa kampanye Pemilu maupun sebelumnya.

“Presiden minta cendekiawan untuk mencari penyebab kerusuhan, apakah terjadi karena rendahnya pemahaman masyarakat terhadap agama ataukah karena ada faktor lainnya.” kata Ketua Dewan Penasehat ICMI Haji Ali Yafie di Istana Merdeka, Senin.

Ali Yafie bersama Wakil Ketua Hajjah Tutty Alawiyah dan Sayidiman Suryohadiprodjo serta Ketua ICMI, BJ Habibie, menemui Kepala Negara untuk mengadakan silaturahmi.

Ali Yafie mengatakan kerusuhan yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini memang memprihatinkan.

Di tempat yang sama, Kepala Negara juga menerima Menteri Negara LH Sarwono Kusumaatmadja. Sarwono melaporkan persiapan pemberian penghargaan Kalpataru dan Adipura.

Namun, ia juga melaporkan hasil pengamatannya ketika menjadi juru kampanye pada masa kampanye tanggal 27 April hingga 23 Mei.

Kepada Kepala Negara, ia mengatakan di satu pihak masyarakat bawah tetap merasa optimis dalam memasuki hari-hari mendatang. Sementara itu, di lain pihak, banyak kaum menengah yang justru merasa pesimis.

“Ada perbedaan semangat antara kaum menengah dan bawah. Banyak kelompok menengah yang merasa pesimis. Celakanya, pandangan politik diambil oleh banyak orang dari segelintir orang ini.” kata Sarwono yang pernah menjadi Sekjen DPP Golkar.

(T/eu01/DN-03/2/06/9715:57/RU1)

Sumber: ANTARA (02/06/1997)

_____________________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 530-531.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.