PRESIDEN LANTIK LIMA DUTA BESAR

PRESIDEN LANTIK LIMA DUTA BESAR

Presiden Soeharto mengingatkan, pada saat-saat menghadapi keadaan dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini, pelaksanaan garis politik luar negeri yang bebas dan aktif, tidak ringan dan masih terus menerus dalam ujian.

Hal itu dikatakan Presiden Soeharto dalam sambutannya pada acara pelantikan lima orang duta besar RI yang akan segera bertugas di luar negeri.

"Keyakinan dan pengalaman kita sendiri menunjukkan bahwa garis itu benar, karenanya kita tidak akan bergeser sedikit pun. Dan saya minta saudara-saudara laksanakan garis tadi dengan sebaik baiknya," demikian Presiden menegaskan.

Kelima orang duta besaryang dilantik Sabtu pagi, masing-masing adalah, Erman Harirustaman menduduki pos di Australia menggantikan Dubes RI yang lama, Mayjen Nurmattias.

Bambang Sanjoto Saptodewo menduduki pos di Republik Sosialis Ethiopia menggantikan RHS Hardojo yang telah selesai masa tugasnya di negara itu.

RM. Mohammad Chocsin sebagai Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh RI untuk Republik Soviet Sosialis menggantikan RBIN Djajadiningrat. Umar Ali dilantik untuk menduduki jabatan Dubes di Republik Federasi Brazil, sedang R Sajogo juga dilantik untuk menduduki jabatan Dubes di Kuwait. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: MERDEKA (01/09/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 618.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.