PRESIDEN KUNJUNGI PEMUKIMAN DI SERPONG

PRESIDEN KUNJUNGI PEMUKIMAN DI SERPONG[1]

Tangerang, Suara Karya

Kawasan pemukiman baru di Serpong, Tangerang sekitar 30 km selatan Jakarta ditinjau Presiden Soeharto, Sabtu lalu. Sekitar satu jam Kepala Negara meninjau kompleks pemukiman yang luas keseluruhan sekitar 6.000 hektar atau kurang lebih dua pertiga kota Bandung.

Kota Mandiri Bumi Serpong Damai (BSD) menurut Sudwikatmono (Presdir BSD), dikelola oleh suatu konsorsium yang terdiri dari 10 perusahaan besar, antara lain Metropolitan Group, Indocement, Sinar Mas, Pembangunan Jaya serta sejumlah perusahaan lainnya.

Pembangunan kota BSD, katanya, merupakan upaya bersama para pengusaha dalam rangka ikut serta mewujudkan program Pemerintah di bidang perumahan. Kawasan kota itu direncanakan untuk hunian sekitar 800.000 jiwa dan diresmikan sejak Januari 1989.

Sampai saat ini dibangun 3.844 unit rumah yang sebagian besar berupa rumah sederhana dengan dukungan sistem KPR-BTN . Kawasan bekas areal kebun karet itu dirancang sebagai kota modern dengan dukungan berbagai fasilitas secara bertahap .

Selain dilengkapi dengan fasilitas terminal, pertokoan, pasar, sekolah, rumah-rumah ibadah, juga dibangun berbagai sarana olahraga antara lain lapangan golf modern yang dirancang oleh pegolf kenamaan Jack Niklaus. Lapangan golf yang baru diresmikan penggunaannya itu sempat pula ditinjau Presiden Soeharto.

Menurut Sudwikatmono, untuk menunjang mobilitas para penghuni, BSD menjalin kerja sama dengan PT Jasa Marga dalam bentuk pembangunan jalan tol dari jalan lingkar luar DKI ke pemukiman BSD, dengan sistem BOT (Build, Operate, Transfer). Diharapkan kerja sama tersebut segera terwujud.

Presdir PT. BSD, Ir Ciputra dalam penjelasannya kepada Kepala Negara menyatakan, rumah sederhana yang dibangun di kawasan BSD sekitar 78 persen. Selain pertokoan dalam bentuk bangunan ruko (rumah & toko) juga disediakan tempat bagi pedagang kaki lima.

Di lingkungan pemukiman, tersebut juga dilengkapi kantor pos, bank, dan penunjang lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Didampingi Menpera Siswono Yudohusodo, Menaker Cosmas Batubara, Menpora Akbar Tanjung, Gubernur Jabar Yogi SM dan Gubernur DKI Suryadi Sudirdja, Presiden meninjau rumah contoh yang dipasarkan di BSD, mulai dari contoh rumah inti tipe 21 hingga bentuk pengembangannya.

Selain menyaksikan rumah inti, Presiden juga meninjau lokasi pedagang buah­ buahan, makanan dan minuman di tempat itu. Secara akrab, Presiden berdialog dengan sejumlah pedagang tersebut.

Pertanyaan yang diajukan Presiden berkisar pada permodalan, pendapatan dan keuntungan serta cara menyisihkan penghasilan untuk pembayaran kontrak/sewa tempat. Usai melakukan peninjauan kompleks pemukiman BSD, Presiden meninjau lapangan golf Bumi Damai Country dan sekaligus mencoba lapangan itu dengan bermaingolf

Sumber: SUARA KARYA (l9/10/1992)

________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIV (1992), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 621-622.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.