PRESIDEN : KOPERASI PERLU MILIKI PENGOLAHAN SUSU

PRESIDEN : KOPERASI PERLU MILIKI PENGOLAHAN SUSU[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengatakan para peternak sapi yang tergabung dalam koperasi perlu memiliki unit pengolahan susu sendiri atau minimal bekerja sama dengan para pengusaha.

“Sebaiknya koperasi memiliki unit pengolahan susu atau bekerja sama dengan industri pengolahan susu.” kata Ketua Umum Dekopin Sri Edi Swasono kepada pers setelah menemui Kepala Negara di Jalan Cendana, Selasa.

Edi Swasono yang didampingi beberapa pengurus Dekopin lain seperti Ny. Ratjih Natawidjaja serta Ny. Siswoko, melaporkan hasil pertemuan para pengurus koperasi se-dunia di Manchester Inggris baru-baru ini.

Kepala Negara kemudian menunjuk pengalaman pabrik susu PT. Nestle yang seluruh kebutuhan susu mentahnya berasal dari para petani.

Menurut Presiden, untuk meningkatkan mutu susu hasil produksi para peternak, industri pengolahan susu perlu menyediakan pula sapi-sapi unggul.

Sementara itu, ketika menyinggung masalah perkoperasian secara umum, Kepala Negara membantah sejumlah pendapat bahwa pemerintah terlalu menonjolkan KUD sehingga koperasi lain tidak diperhatikan.

“KUD tidak ditonjolkan melainkan diutamakan. Namun koperasi-koperasi lain tetap bisa bergerak bebas.” kata Edi Swasono mengutip penegasan Presiden.

Sumber : ANTARA (23/01/1996)

____________________________________________________
[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 270.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.