PRESIDEN: KERJASAMA EKONOMI MERUPAKAN KUNCI PENTING

PRESIDEN: KERJASAMA EKONOMI MERUPAKAN KUNCI PENTING

Presiden Soeharto menyatakan bahwa kerjasama ekonomi diantara sesama negara untuk kemajuan dan kesejahteraan umat manusia, merupakan salah satu kunci penting bagi terwujudnya kestabilan dan perdamaian dunia.

Kepala Negara menyatakan keyakinannya itu dalam pidato balasan ketika menerima surat-surat kepercayaan duta-besar yang baru Republik Rakyat Hongaria untuk Republik Indonesia Istvan Debreszeni di Istana Merdeka, Jakarta Sabtu pagi.

Presiden menyatakan bahwa kestabilan dan perdamaian dunia yang didambakan semua negara di dunia perlu terus menerus diusahakan.

Dalam rangka mengusahakan kestabilan dan perdamaian dunia itulah, Presiden menyatakan Indonesia menyambut dengan baik keinginan pemerintah Hongaria untuk meningkatkan hubungan di berbagai bidang.

"Kesempatan itu memang perlu kita jajaki bersama, sebab kemungkinan­kemungkinan ke arah itu memang terbuka lebar", katanya.

Dengan melihat ke depan berbagai kemungkinan meningkatkan kerjasama dan menyaksikan hubungan semakin erat dan persamaan sikap dan pandangan antara dua negara, Presiden menyatakan keyakinannya bahwa hubungan dan kerjasama antara kedua negara akan semakin erat di tahun-tahun mendatang, yang akan dapat memberikan manfaat bagi kedua negara dan rakyatnya masing-masing.

Duta Besar Istvan Debreszeni sebelum menyerahkan surat-surat kepercayaannya dalam pidatonya menekankan perlunya dikembangkan kerjasama diantara semua negara, tanpa membeda-bedakan sistem sosial ekonomi yang dianut masing-masing.

Duta-Besar Hongaria yang baru itu mengemukakan pula keinginan pemerintahnya meningkatkan hubungan yang lebih luas lagi diberbagai bidang dengan Indonesia.

Dalam kesempatan itu Duta-Besar Hongaria menyampaikan ucapan Dewan Kepresidenan Republik Rakyat Hongaria dan Ketua pemerintahnya kepada Presiden Soeharto dan bagi kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat Indonesia.

Presiden menilai tepat dan realistik pandangan mengenai perlunya dikembangkan kerjasama di antara semua negara tanpa membedakan sistem sosial ekonomi dianut masing-masing.

"Sikap dan arah yang samajuga menjadi salah satu wujud dari politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Kita sama-sama menyadari bahwa dunia pada zaman ini dan eli waktu waktu mendatang membuat hubungan antar bangsa demikian erat dan jalin-menjalin," kata Presiden.

Duta Besar Istvan Debreszsni menggantikan Duta Besar Hongaria lama yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Indonesia. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (27/12/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 835-836.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.