PRESIDEN INTRUKSIKAN BENTUK SATGAS PENANGGULANGAN KORBAN GEMPA DI IRJA

PRESIDEN INTRUKSIKAN BENTUK SATGAS PENANGGULANGAN KORBAN GEMPA DI IRJA [1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto, hari Selasa, menginstruksikan agar dibentuk suatu satuan tugas (task force) antar departemen dan instansi yang bersangkutan untuk membantu menanggulangi korban gempa bumi di Irian Jaya belum lama ini.

Gempa bumi di Irian jaya itu terjadi sekali pada tanggal 26 dan dua kali pada 28 Juni. Hal ini itu dilaporkan dalam sidang Dewan Stabilitasi ekonomi hari selasa ini di Bina Graha oleh Menteri Perhubungan Emil Salim.

Getaran yang terbesar dari gempa tsb. sebesar 7,7 pada skala Richter yang lebih kuat daripada gempa bumi di Sukabumi beberapa waktu yang lalu. Menteri Penerangan Mashuri belum dapat memperinci berapa korban dan kerugian materiil akibat gempa yang cukup kuat tsb. karena sulitnya perhubungan yang menurut keterangan menelan korban ratusan orang tewas.

Mashuri menyatakan, satuan tugas yang akan dibentuk itu antaranya terdiri dari AURI, Departemen Sosial dan Departemen Dalam Negeri. Dikemukakan, selama ini untuk menolong korban gempa didaerah Kabupaten Jayapura telah dilakukan dropping bahan makanan disamping mengungsikan beberapa orang dengan pesawat2 kecil.

Pendaratan di tempat2 peristiwa itu hanya dapat dilakukan dengan helicopter sedangkan bantuan bahan makanan terpaksa dijatuhkan dengan payung dari pesawat terbang.

Soal pencabutan SIT “Waktu”

Menteri Penerangan menjelaskan kepada pers, bahwa pencabutan Surat Izin Terbit (SIT) harian “Waktu” dan mingguan “Dunia Film” kedua2nya terbit di Jakarta, disamping karena masalah redaksional juga karena ada unsur pemerasan. (DTS)

Sumber: ANTARA (06/07/1976)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 257.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.