PRESIDEN INGINKAN TPI KEDONGANAN DIPINDAHKAN

PRESIDEN INGINKAN TPI KEDONGANAN DIPINDAHKAN[1]

 

Denpasar, Antara

Presiden Soeharto menginginkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kedonganan, 30 km selatan Denpasar, dipindahkan karena menimb ulkan bau amis dan berdekatan dengan kawasan wisata Jimbaran dan bandara Ngurah Rai.

Pemindahan TPI itu diarahkan ke Pengambengan, Jembrana, daerah ujung barat Pulau Bali yang kini sedang dalam penggarapan, kata Gubernur Bali Ida Bagus Oka menjawab pertanyaan salah seorang anggota Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) pada temu wicara selesai peringatan Pertasi Kencana tingkat Bali di Klungkung, Senin.

Ia mengatakan, reklamasi pantai termasuk penataan lingkungan di Pengambengan sedang dilakukan dengan harapan nantinya mampu menampung seluruh pendaratan perahu nelayan.

“Kapal-kapal penangkapan besar yang nantinya dilarang berlabuh di Pelabuhan Benoa juga bisa diarahkan ke Pengambengan.” katanya.

Ia menjelaskan Pemda Bali sedang mempetjuangkan dana untuk pembangunan fasilitas penunjang di pantai Pengambengan kepada pemerintah pusat, khususnya Bappenas.

“Jika Bappenas menyetujui, pembangunan TPI Pangembangan yang akan menjadi pelabuhan kapal ikan terbesar di Bali itu akan bisa dilakukan tahun depan.” ucapnya.

Reklamasi dilakukan dengan harapan kapal besar dan perahu nelayan bisa merapat dengan baik, dan kendaraan bisa masuk ke pelabuhan untuk mengangkut hasil nelayan.

“Selama reklama si dikerjakan, aktivitas nelayan dalam mendaratkan perahu sedikit terganggu, namun hal itu diharapkan bisa diatasi bersama pelaksa na di lapangan.” katanya.

Pindahnya TPI Kedonganan, Badung, ke Pengambengan akan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Jembrana yang selama ini sangat kecil.

Sumber : ANTARA (21/07/1997)

_____________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 411-412.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.