PRESIDEN HARAPKAN PPI 1985 PERTEBAL TEKAD MANDIRI

PRESIDEN HARAPKAN PPI 1985 PERTEBAL TEKAD MANDIRI

 

Pameran Produksi Indonesia (PPI) 1985 hendaknya dapat mempertebal tekad mandiri untuk menggunakan produksi dalam negeri.

Demikian harapan Presiden Soeharto yang disampaikan kepada penanggung jawab PPI 1985 ketika melaporkan persiapan akhir penyelenggaraan PPI di Istana Merdeka, Kamis, yang terdiri dari Penanggung jawab PPI 1985 adalah : Menteri Perindustrian Hartarto, Menmud UPDN Ginandjar Kartasasmita dan Gubernur DKI R. Soeprapto.

Presiden mengharapkan PPI dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat menggunakan produksi dalam negeri dan tahu kemampuan industri negaranya.

Menmud Ginandjar kepada wartawan mengatakan melalui PPI ia mengharapkan akan terjadi kontak-kontak bisnis dengan luar negeri dalam skala yang lebih luas.

Para calon pembeli dari luar negeri dapat melihat sendiri kemampuan Indonesia dalam menghasilkan pelbagai macam barang bermutu baik.

Para pengunjung dari luar negeri, katanya di antaranya Jepang dan negara­negara ASEAN telah diundang oleh Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN).

Menurut Menteri Perindustrian akan diusahakan pelayanan yang memuaskan kepada pembeli dari luar negeri. PPI 1985 merupakan usaha meningkatkan ekspor Indonesia, katanya.

Pameran yang berlokasi di sekitar Monas, Jakarta itu menempati areal seluas 36 ha. Pembukaan pameran ini 1 Agustus 1985 akan diresmikan Presiden. Selama pameran sampai 31 Agustus 1985, menurut jadwal, Presiden akan meninjau 4 kali.

Melengkapi pameran juga akan diselenggarakan kegiatan-kegiatan lain seperti pawai kendaraan hias dan diskusi-diskusi. (RA)

 

 

Jakarta, Suara Karya

Sumber : SUARA KARYA (28/07/1985)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 172-173.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.