PRESIDEN HARAPKAN AGAR DI BANTEN TETAP DIKIBARKAN BENDERA KEMAKMURAN

PRESIDEN HARAPKAN AGAR DI BANTEN TETAP DIKIBARKAN BENDERA KEMAKMURAN

PRESIDEN Soeharto sangat menaruh perhatian terhadap pembangunan di Daerah Banten, Jawa Barat, khususnya dalam bidang tanaman pangan yang akan membawa kemakmuran bagi daerah ini.

Kepada segenap aparat pemerintah dan masyarakat Banten Presiden menyerukan agar tetap mengibarkan bendera kemakmuran di wilayah ini.

Pesan khusus Presiden ini disampaikan lewat Menteri Muda Urusan Produksi Pangan Ir. Achmad Afandi ketika menyerahkan bantuan Presiden (Banpres) kepada masyarakat setempat lewat Gubemur Jawa Barat H. A. Kunaefi di Lapang Petir Banten, pekan ini.

Kepada masyarakat Banten, Menmud mengajak untuk bersama-sama meningkatkan produksi pangan sekaligus memeratakan hasilnya kepada semua pihak.

"Saya optimis, hari kemakmuran akan segera terbit di daerah Banten ini," tambar Menmud dengan menyebutkan, hingga daerah ini tidak akan tergantung lagi pada propinsi lain.

Bantuan Presiden itu berupa 40 buah sepeda motor, 57 sepeda (kereta angin), empat ekor kuda dan 60 alat penyemprot hama bagi para petugas-penyuluh lapangan (PPL).

Penyerahan Banpres yang juga disaksikan Sesdalopbang Solihin GP ini berlangsung di lapangan terbuka dengan mendapat perhatian dari sekitar tiga ribu penduduk setempat.

Sementara Pembantu Gubernur wilayah Banten Drs. Kartiwa, mengatakan, pelaksanaan Insus dan Opsus sumber makmur di wilayah ini meliputi 102.920 ha terdiri atas Bimas 50.520 ha dan Inmas 52.400 ha.

Realisasi Insus hingga bulan Januari termasuk proyeksinya mencapai 80. 145,49 ha dari 102.922 ha. Perinciannya untuk kabupaten Serang 51.834 ha, dengan realisasi 35.789 ha, Pandeglang dari 33.114 ha realisasinya 25.203,87 ha, lebak dari 17.972 ha realisasinya 19.157,75 ha.

Kartiwa mengatakan, realisasi secara keseluruhan pada bulan Maret mendatang diharapkan mencapai 100 persen. (RA)

Serang, Antara

Sumber : ANTARA (06/02/1982)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 1101-1102.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.