PRESIDEN DI PERKEMAHAN KENDALISADA: PRAMUKA HARUS BISA JAWAB TANTANGAN URBANISASI

PRESIDEN DI PERKEMAHAN KENDALISADA:

PRAMUKA HARUS BISA JAWAB TANTANGAN URBANISASI

Gerakan Pramuka hendaknya dapat menjawab tantangan urbanisasi penduduk menjaga kelestarian alam dan pemeliharaan penduduk. Presiden Soeharto mengatak:an, hari ini di Bumi Perkemahan Kendalisada, Banyumas, Jawa Tengah, pada upacara peringatan hari Pramuka yang ke-19.

"Gerakan Pramuka sedikit banyak harus juga dapat mencari jalan keluar bagi remaja-remaja kita yang putus sekolah dan pengangguran," kata Presiden.

Presiden mengatak:an gejala kenakalan remaja tidak dapat hanya diatasi dengan menyalahkan anak-anak dan remaja tanpa langkah-langkah nyata dari orang tua dan masyarakat untuk menunjukkan jalan yang benar bagi anak itu sendiri.

Kata Presiden, Gerakan Pramuka hendaknya dapat terus memupuk sifat yang diperlukan oleh bangsa yang membangun seperti hidup hemat dan suka menabung, gemar membaca dan menambah pengetahuan serta ketrampilan juga hendaknya mulai ditumbuh-suburkan kesadaran berkoperasi yang harus menjadi watak bangsa dalam pembangunan ekonomi nasional dan agar anak-anak dan remaja selalu dekat dengan masyarakat dan segala persoalannya, kegiatan langsung yang berhubungan dengan pembangunan masyarakat dan benar-benar harus ditingkatkan.

Segala kegiatan Pramuka mengharuskan hubungan kerjasama yang sangat erat antara gerakan pramuka dengan semua tingkatan aparatur Pemerintahan mulai dari Pusat sampai ke daerah. Di samping itu kegiatan yang khas bersifat kepramukaan harus ditingkatkan.

Membina Watak

Presiden menyerukan kepada semua tingkatan aparatur Pemerintah agar membantu peningkatan gerakan pramuka, kata Presiden, gerakan pramuka merupakan salah satu wadah untuk membina watak dan kepribadian anak-anak dan remaja yang juga berarti pembinaan watak dan kepribadian bangsa untuk masa mendatang.

Hanya anak-anak dan remaja yang berwatak dan berkepribadian kelak akan dapat menjadi orang yang berwatak dan berkepribadian pula. Dan hanya bangsa yang rakyatnya berwatak baik dan berkepribadian kuat akan sanggup membangun dirinya menjadi bangsa yang maju, kokoh dan sejahtera.

Kepada para Pramuka, Presiden menyerahkan untuk belajar dan bergembira

bersama-sama dalam gerakan pramuka, Patuhi dan hormati orangtua, sebab merekalah yang melahirkan dan membesarkan dengan penuh kasih sayang.

”Taatlah kepada guru dan pembina kalian dalam gerakan Pramuka ini, sebab merekalah yang membantu kalian untuk berjalan di arah yang baik," kata Presiden.

Hari Pramuka sebenarnya jatuh tanggal 14 agustus yang lalu, namun karena bertepatan dengan ldul Fitri, peringatannya diundur sampai hari ini Mulai tahun 1980 peringatan hari Pramuka diadakan bergilir didaerah daerah tidak lagi hanya di ibu kota (DTS).

Kendalisada, Banyumas, Merdeka

Sumber: MERDEKA (18/09/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 978-979.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.