PRESIDEN DAN PM GOH AKAN RESMIKAN KIMK

PRESIDEN DAN PM GOH AKAN RESMIKAN KIMK[1]

 

Jakarta, KOMPAS

Presiden Soeharto bersama PM Singapura Goh Chok Tong hari Senin (17/3) akan meresmikan Kawasan Industri Maritim Karimun (KIMK) dan galangan kapal PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS), di Pulau Karimun, Kepulauan Riau. Kawasan Rp 166,5 milyar ini bagian dari kerja sama ekonomi kawasan Sijori (Singapura Johor-Riau).

Dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (13/3), Direktur Utama PT Ka rimunIndojaya Corporation (KIC), Handoko menjelaskan, KIMK ini dikembangkan dan dikelola oleh perusahaan patungan Grup Salim (60 persen ), dua perusahaan swasta Singapura yaitu Sembawang Corporation (30 persen) dan Jurong Town Corporation (10 persen).

Kawasan industri maritim 1.050 hektar di ujung Pulau Karimun Besar atau 40 kilometer dari Singapura ini memiliki fasilitas untuk disewakan kepada investor dalam dan luar negeri yang ingin membangun industri maritim. Salah satu penyewa yang siap beroperasi adalah galangan kapal PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS).

“Karena itu selain kawasan industri, Presiden Soeharto dan PM Goh Chok Tong juga meresmikan galangan kapal ini.” ujar Handoko.

Industri galangan kapal dengan investasi 100 juta dollar Singapura ini dikelola perusahaan patungan antara Grup Salim (35 persen) dan Sembawang Corporation (65 persen).

Handoko, yang juga Dirut PT lndosiar Visual Mandiri ini menambahkan, ada delapan industri maritim lainnya yang mendaftar membangun industrinya di sana.

“Dalam waktu dekat akan ditandatangani MOU pembangunan tenninal minyak kapasitas 90 juta barrel Perusahaan ini juga merupakan patungan antara, Grup Salim, Tomen dari Jepang, dan Sembawang.” katanya.

Infrastruktur di kawasan itu sudah siap. Pembangkit listrik 4,5 MW, air bersih 1.500 ml per hari, jaringan telekomunikasi 480 SST (satuan sambungan telepon), jalan sepanjang 2,6 km, pelabuhan dengan fasilitas keimigrasian, bea cukai, karan tina, syahbandar, dermaga kerja, dan mes karyawan. Selain itu juga telah disiapkan fasilitas perkotaan seperti pertokoan, rumah sakit, dan pasar.

Galangan Kapal

Mengenai galangan kapal PT KSS, Handoko menjelaskan, letaknya sangat strategis, hanya 1,5 jam dari Singapura dan berada di laut dengan kedalaman 25-35 meter. Ini memungkinkan untuk menampung tanker berukuran besar (very large crude carrier-VLCC).

Galangan ini memiliki dok apung berdaya 65.000 DWT dengan traveling crane 15 ton, kapal penarik berdaya 2.500-3.000 tenaga kuda, bengkel kerja dan kantor administrasi.

“Galangan kapal ini memiliki sertifikat pelabuhan Internasional, sehingga kapal asing yang memperbaiki kapalnya tidak perlu minta izin dari pelabuhan Internasional lain di dekatnya.” kata Handoko.

Sumber : KOMPAS (14/03/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 280-281.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.