PRESIDEN DAN KETUA SLORC SAKSIKAN PENANDATANGANAN MOU

PRESIDEN DAN KETUA SLORC SAKSIKAN PENANDATANGANAN MOU[1]

 

Yangon, Antara

Presiden Soeharto dan Ketua Dewan Pemulihan Hukum dan Ketertiban Negara Uni Myanmar (SLORC) Than Shwe menyaksikan penandatanganan Nota Persepahaman (MOU) antara PT Citra Lamtoro Gung Persada (CLGP) dengan Union of Myanmar Economic Holding Ltd (UMEHL) di gedung parlemen Yangon, Sabtu.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Dirut CLGP Siti Hardiyanti Rukmana dan Than Oo mewakili pihak Myanmar, demikian dikatakan Mbak Tutut di Yangon.

Dalam perjanjian itu, CLGP sepakat menyediakan sumber daya teknik serta keuangan untuk mengembangkan usaha di Myanmar, yang mencakup industri pangan, seperti penyediaan mie, industri pupuk, pembangunan PLTA, dan pembangunan jalan.

UMEHL sepakat memberikan bantuan penuh dalam mempersiapkan pengembangan industri itu di Myanmar. UMEHL juga sepakat memberikan fasilitas untuk mengeksplorasi berbagai proyek yang prospektif di Myanmar.

Penandatanganan MOU merupakan salah satu pelaksanaan kerja sama sektor swasta, yang diprakarsai pemerintah. Beberapa Negara ASEAN, seperti Malaysia dan Singapura, sudah memiliki 50 proyek kerja sama, sementara Indonesia sejauh ini baru lima proyek. Padahal, Indonesia memiliki hubungan historis yang lama dan erat dengan Myanmar.

Bagi kelompok CLGP, MOU itu merupakan bagian dari strategi menjadi perusahaan berkapasitas kawasan, dengan memperluas segala usahanya ke kawasan Asia. Sebelumnya, perusahaan itu telah memiliki proyek konstruksi di Malaysia dan di Manila, Philipina.

Sumber : ANTARA (22/02/1997)

___________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 253.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.