PRESIDEN BUKA PAMERAN RUMAH TANGGA DI GEDUNG POLA

PRESIDEN BUKA PAMERAN RUMAH TANGGA DI GEDUNG POLA [1]

 

Jakarta, Kompas

Dalam keadaan hujan lebat Presiden Soeharto Senin petang kemarin, membuka pameran rumah tangga pertama yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pemberantasan Tuberculose Indonesia (PPTI) di Gedung Pola, Jakarta.

Hujan lebat yang turun sejak kedatangan Presiden dan Nyonya Tien Soeharto di tempat pameran, praktis telah menggagalkan acara peninjauan Kepala Negara beserta Nyonya ke berbagai pavilyun peserta pameran. Setelah pengguntingan pita oleh Ny. Tien, Presiden dan Nyonya berkesempatan meninjau 2 pavilyun saja, masing-­masing stand PT Jacolin Fitrah Furniture dan stand Kamal Furniture. Keduanya terletak paling dekat dengan ruangan upacara pembukaan. Sedangkan semua pavilyun diseluruh halaman depan Gedung Pola.

Presiden dalam pidato pembukaannya menyatakan, TBC sebagai penyakit nomor tiga membawa kematian pada masyarakat, harus mendapat perhatian kita karena banyak yang menjadi korbannya adalah ibu rumahtangga. Sebab jelas, kesehatan ibu merupakan pangkal dari kesehatan keluarga. Dan kesehatan keluarga adalah dasar dari kesehatan masyarakat yang bahagia. Mewujudkan kesehatan bagi setiap dan setiap keluarga juga merupakan sasaran penting bagi pembangunan. Karena itu jelas pameran ini mengandung pula tujuan sosial dan kemanusiaan.

Mengenai pameran rumahtangga itu sendiri, Presiden mengharapkan, bahwa apa yang dipamerkan dapat merupakan barang-barang rumah tangga yang harganya terjangkau oleh masyarakat luas serta merupakan hasil produksi dalam negeri. Hal ini sangat penting karena segala arah dan kegiatan pembangunan kita justru bertujuan untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat.

Ikut serta dalam segala gerak pembangunan, apabila mereka merasakan bahwa pembangunan ini adalah untuk mereka, untuk perbaikan mutu hidupnya baik lahir maupun batin.

Lebih lanjut dikatakan oleh Presiden, bahwa produksi dalam negeri harus terus kita perluas sebab dengan itu akan terbuka lapangan pekerjaan serta kegiatan­-kegiatan ekonomi lainnya.

Untuk Dana PPTI

Penyelenggaraan pameran ini yang berlangsung tanggal 7 – 19 April dan terbuka umum dimaksudkan untuk menggalakkan partisipasi para ibu dan proses pembangunan nasional. khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat/keluarga melalui kerjasama harmonis antara para ibu dengan para pengusaha/dermawan.

Hasil bersih dari pameran mmah tangga ini beserta penerbitan buku, “Peranan Wanita Indonesia Dalam Pembangunan” akan disumbangkan kepada PPTI yang diketuai oleh Ny Rusiah Sardjono. (DTS)

Sumber: KOMPAS (08/04/1975)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 809-810.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.