PRESIDEN BERTOLAK KE AS BICARA DENGAN BUSH 9 JUNI

PRESIDEN BERTOLAK KE AS BICARA DENGAN BUSH 9 JUNI

 

 

Jakarta, Suara Karya

Pembicaraan Presiden Soeharto dengan Presiden AS George Bush dilaksanakan 9 Juni, sehari setelah Presiden menerima penghargaan internasional bidang kependudukan dari PBB. Demikian dikatakan Mensesneg Moerdiono, di ruang kerjanya, Senin.

Mensesneg tidak menjelaskan lebih rinci tentang materi pembicaraan yang dilangsungkan di Gedung Putih, Washington tersebut. Selesai pembicaraan dengan Presiden Bush, menurut rencana Presiden Soeharto akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia yang berada di Washington.

Presiden Soeharto beserta rombongan bertolak ke New York, AS Senin malam pukul 22.00, dari Bandara Halim Perdanakusuma diantar Wapres Soedharmono dan Ny EN Sudharmono. Keberangkatan Presiden ke AS tersebut dalam kaitan penerimaan penghargaan internasional bidang kependudukan dari PBB tanggal 8 Juni di Markas Besar organisasi dunia tersebut.

Penyerahan penghargaan “Population Award” bertepatan waktunya dengan Hari Ulang Tahun Presiden Soeharto ke-68.”Tidak ada acara khusus yang diadakan untuk peringatan hari ulang tahun beliau,” kata Moerdiono. Presiden Soeharto juga dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di New York, sore hari setelah penerimaan penghargaan.”

Dalam perjalanan Jakarta-New York, Presiden dan rombongan singgah semalam di Jenewa, Swiss untuk beristirahat dan menyesuaikan iklim serta waktu setempat. Selama Presiden berada di Jenewa tidak dijadwalkan kegiatan apapun dan tidak menerima tamu dari manapun. Demikian halnya dalam perjalanan kembali ke tanah air, Presiden juga singgah semalam di Jenewa.

“Setibanya di New York tanggal 7 Juni, juga tidak ada kegiatan untuk Presiden. Acara satu-satunya adalah tanggal 8 Juni di Markas Besar PBB pada acara penyerahan penghargaan Population Award,”kata Mensesneg.

Selain Ibu Tien Soeharto, menyertai rombongan Presiden antara lain Menlu Ali Alatas, Mensesneg dan Kepala BKKBN Haryono Suyono yang telah berangkat lebih dulu Jumat lalu.

 

 

Sumber : SUARA KARYA (06/06/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 181-182.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.