PRESIDEN BERTATAP MUKADENGAN DONOR DARAH 75 KALI

PRESIDEN BERTATAP MUKADENGAN DONOR DARAH 75 KALI

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto hari Selasa di Istana Merdeka bertepatan hari ulang tahun ke-46 Palang Merah Indonesia (PMI) bertatap muka dengan 104 orang yang telah berjasa menjadi donor sebanyak 75 kali.

Ke-104 orang itu, menurut laporan Ketua Umum PMI Dr. H. Ibnu Sutowo berasal dari 20 kota dengan yang terbanyak DKI Jakarta 32 orang donor kemudian Surabaya 20 orang dan Bandung 17 orang.

PMI telah memberikan penghargaan berupa Peniti Emas kepada para donor itu. Di antara 104 donor itu, dua orang diantaranya yaitu satu orang berasal dari Ngawi, Jawa Timur dan seorang lainnya dari Cirebon, Jawa Barat telah meninggal dunia. “Keduanya tetap rnendapatkan Peniti Emas,” kata Ibnu Sutowo.

Sementara Sekjen Pengurus Pusat PMI Soetikno Loekitodisastro kepada wartawan menjelaskan bahwa peringatan HUT PMI ke-46 itu bertema “Membantu PMI Membantu Diri Sendiri”. Peringatan itu dirayakan 309 cabang PMI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Penghargaan kepada donor 75 kali itu merupakan hal yang rutin dilakukan setiap tahun dan mereka berhak mendapatkan Peniti Emas, jelas Soetikno.

Dalam rangkaian HUT PMI ke-46 itu juga diterbitkan seri perangko Peringatan 46 Tahun PMI yang diresmikan oleh Menparpostel Soesilo Soedarman di Mabes PMI.

Perangko itu dicetak sebanyak dua juta lembar dengan nilai Rp. 200,-/lembar. Selain itu, dalam rangkaian HUT PMI ke-46 diselenggarakan berbagai kegiatan antara lain bhakti sosial, bulan dana PMI, donor darah, gerakan nenek asuh dan nenek angkat dan pameran lukisan.

Soetikno menjelaskan pula bahwa program utama pengurus 1990-1994 adalah melakukan kesiapsiagaan PMI dalam membantu korban bencana.

 

 

Sumber : ANTARA (17/09/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 713-714.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.