PRESIDEN ANJURKAN: TINGKATKAN SAHAM DALAM PMA

PRESIDEN ANJURKAN: TINGKATKAN SAHAM DALAM PMA

Presiden Soeharto menyarankan, hendaknya peserta-peserta Indonesia dalam program Penanaman Modal Asing (PMA) meningkatkan sahamnya, sehingga secara bertahap dapat mencapai mayoritas modal seperti ditentukan dalam peraturan penanaman modal.

Hal itu dikatakan pejabat sementara Ketua Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ismail Saleh, selesai diterima Presiden Soeharto di Istana Merdeka, Kamis siang. Kepada Presiden, Ismail Saleh melaporkan perkembangan penanaman modal baik PMA maupun PMDN dalam Semester I tahun 1980 lalu.

Dikatakan, sesuai ketentuan mengenai penanaman modal yang berlaku, dalam waktu 10 tahun, peserta-peserta Indonesia hendaknya diberi kesempatan untuk meningkatkan modalnya dalam program PMA, sehingga mencapai mayoritas modal 54 persen.

Dalam rangka menyorong peserta Indonesia untuk meningkatkan modalnya, pemerintah akan membebaskan pajak devidenyang digunakan untuk meningkatkan sahamnya.

"Jadi tidak dikenakan pajak deviden," kata Ismail Saleh.

Peningkatan saham bisa dilakukan secara bertahan, dengan cara, deviden yang diterima dari perusahaan PMA itu dipergunakan untuk meningkatkan saham, sehingga lambat laun dapat mencapai mayoritas modal 54 persen itu. Dan ke pajak deviden itu, menurutnya, dalam rangka merangsang pihak peserta Indonesia meningkatkan sahamnya.

Dalam laporannya kepada Presiden, dikatakan selama Semester I tahun 1980, terjadi peningkatan program PMDN baik dalam jumlah proyek maupun jumlah investasinya.

Banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain karena meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan untuk memasuki bidang-bidang usaha baru; adanya kepercayaan (kredibilitas)yang meningkat dari kreditor karena keberhasilan pembangunan di Indonesia, dan meningkatnya daya rangsang karena adanya dorongan ekspor.

Bidang-bidang yang menonjol adalah bidang industri, pertanian dan jasa. Dalam bidang industri, terutama sekali bidang industri plywood. Belakangan ini, 87 perusahaan masing masing 53 PMDN dan 9 perusahaan PMA mengajukan permohonan penanaman modal. Sampai sekarang untuk industri plywood ini, ada 74 perusahaan PMDN dan 13 perusahaan PMA. (DTS)

Jakarta, Merdeka

Sumber: MERDEKA (08/08/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 802-803.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.