PRESIDEN ANGKAT SOERJONO SH SEBAGAI KETUA MA

PRESIDEN ANGKAT SOERJONO SH SEBAGAI KETUA MA[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto melalui surat keputusannya mengangkat H Soerjono SH menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA) menggantikan Purwoto Gandasubrata dan pengucapan sumpah pejabat baru itu akan berlangsung di Istana Negara tanggal 1 November mendatang. Ketika mengumumkan Keputusan Presiden No 357/M/94 tertanggal 24 Oktober itu di Jakarta, Jumat, Mensesneg Moerdiono  mengatakan kepada pers bahwa penggantian ini dilakukan karena Purwoto tahun ini berusia 65 tahun.

Moerdiono menyebutkan UU No 14/85 tentang Mahkamah Agung menetapkan bahwa Ketua MA dan Hakim Agung akan diberhentikan dengan hormat bila telah berusia 65 tahun. Purwoto pada tanggalll Oktober lalu telah berusia 65 tahun, sehingga harus sudah digantikan pejabat baru dan secara resmi akan pensiun mulai 1 November 1994.

Presiden baru-baru ini telah menerima dua nama calon ketua lembaga tinggi negara ini dari pimpinan MPR/ DPR yaitu M Djaelani dan Soerjono. Soerjono saat ini menjabat Ketua Muda Urusan Lingkungan Peradilan Umum/Bidang Hukum Perdata Adat. Ketika mengemukakan pendapat pribadinya tentang Purwoto, Mensesneg Moerdiono mengatakan sangat menghargai beberapa keputusan Purwoto antara lain upaya mengurangi tunggakan perkara serta mempercepat proses pengambilan putusan.

“Presiden Soeharto juga menyambut baik berbagai langkah Purwoto,” kata Moerdiono. Langkah penting pejabat lama itu juga mencakup usaha mempercepat proses yang menyangkut kepangkatan, gaji serta tunjangan hakim.

“Mudah-mudahan dalam waktu sangat dekat putusan penting mengenai hal itu akan segera keluar,” kata Moerdiono. (T-EU.02/DN.Ol/28/10 /94 16:18/re3)

Sumber:  ANTARA(28/10/1994)

____________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 593-594.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.