PRESIDEN AKAN SAMBUT VAN AGT

PRESIDEN AKAN SAMBUT VAN AGT

Kedatangan Perdana Menteri Belanda Van Agt akan disambut sendiri oleh Presiden Soeharto di lapangan udara Halim Perdanakusumah tanggal 14 April, sore mendatang, Menteri Sekertaris Negara Soedharmono mengatakan hari ini, di Bina Graha.

Perundingan pertama kedua kepala pemerintahan itu, akan dilakukan keesokan harinya terutama yang menyangkut masalah ekonomi.

Van Agt selama di Jakarta juga akan menyempatkan waktunya berjiarah ke makam pahlawan dan kuburan Menteng Pulo.

Soedharmono mengatakan, Pemerintah Indonesia juga sudah memutuskan Djatikoesoemo untuk menghadiri upacara pelantikan Ratu Beatrix tanggal 30 April nanti. Setelah kedatangan Van Agt, Presiden Soeharto akan menerima pula kunjungan Perdana Menteri Thailand Prem Tinsulanonda tanggal 25 April 1980.

Soal P & K

Hasil penawaran barang-barang yang diperlukan Departemen P dan K sudah disampaikan kepada tim pengadaan barang kebutuhan departemen, kata Soedharmono.

"Apabila hasil penawaran yang dilakukan departemen P dan K itu rasional tentunya bisa diteruskan," kata Soedharmono. Penawaran barang P dan K itu bernilai Rp 120 milyar yang dihebohkan rekanan departemen itu yang tidak kebagian jatah.

Menteri Soedharmono tidak bersedia menjawab apakah dalam penawaran itu timbul kecurigaan. Dia hanya mengatakan, sekarang dalam taraf penelitian. Syarat yang dapat diterima sebagai penawaran adalah "lowest responsible bit" dan terbuat dari komponen dalam negeri.

Dikatakan pula, di samping penilaian hargajuga barang barang yang dibutuhkan itu dapat diproduksi di dalam negeri atau tidak.

"Penelitiannya ke arah sana," kata Menteri Soedharmono.

Menjawab pertanyaan lainnya tentang asuransi, oleh sebuah perusahaan swasta yang diijinkan oleh departemen Perhubungan untuk mengutip setiap penumpang pesawat terbang sebanyak Rp 300.- menteri Soedharmono mengatakan, sedang dalam penelitian Menteri Pan Sumarlin, apakah asuransi jiwa itu perlu atau tidak.

Atas pertanyaan lainnya, tentang adanya Surat pilot pilot Garuda kepada Presiden Soeharto, Menteri Sekretaris Negara mengatakan surat itu sudah diterima oleh Presiden Soeharto dan sudah pula dibaca.

Dikatakannya, surat tersebut sudah diteruskan kepada Departemen Perhubungan untuk diperhatikan lebih lanjut. lsi surat yang ditandatangani oleh 123 pilot meminta perhatian Presiden Soeharto tentang status pilot Soebekti dan kawan kawan. (DTS).

Jakarta, Merdeka

Sumber: MERDEKA (11/04/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 564-565

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.