POPULATION CLOCK UNTUK PRESIDEN

POPULATION CLOCK UNTUK PRESIDEN

 

Badan Kependudukan Dunia PBB (UNFPA) telah memberikan penghargaan kepada pemerintah Indonesia atas usaha-usahanya untuk mengatasi masalah kependudukan. Sebagai tanda “terima kasih” menurut rencana akhir bulan ini Pimpinan UNFPI Dr. Navis Sadik akan mengutus staffnya Van Arendonk ke Indonesia guna menyerahkan “Population Clock” atau jam kependudukan kepada Presiden Soeharto.

Jam tersebut, kata Kepala BKBN Pusat Dr. Haryono Suyono dalam jumpa pers kemarin di gedung BKKBN Pusat, jarum-jarumnya akan menunjukkan kenaikan jumlah penduduk setiap waktu.

Pemberian penghargaan dari UNFPA itu merupakan rangkaian dari peringatan “penduduk ke 5 milyar”.

Pusat Pendidikan KB

Dalam jumpa pers menyongsong peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-42 di seputaran KB, Ka BKKBN juga mengetengahkan suatu rencana ditetapkannya Indonesia sebagai pusat pendidikan program KB.

Menurutnya “sangat mungkin” Indonesia merupakan negara satu-satunya atau yang pertama kali mendapat kehormatan menjadi negara pelaksana pendidikan program KB.

Berbicara tentang program lanjutan, dikatakan, pelaksanaan program KB di Indonesia akan meningkat memasuki pintu kemandirian program KB, pelaksanaan program. Kemudian tahun depan (1998) akan dipakai sebagai tahun tinggal landas untuk memasuki norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera (NKKBS). (RA)

 

 

Jakarta, Angkatan Bersenjata

Sumber : ANGKATAN BERSENJATA (15/08/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 185-186.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.