PNI BANGKIT DI SUMATERA SETJARA DIAM2: DI PERKEBUNAN PNI MASIH UTUH

PNI BANGKIT DI SUMATERA SETJARA DIAM2: DI PERKEBUNAN PNI MASIH UTUH [1]

 

Djakarta, Operasi

Walaupun Partai Nasional Indonesia mengalami pukulan jang parah dalam Pemilu baru2 ini, tetapi perkembangan PNI setjara diam2 di Sumatera waktu belakangan ini menundjukkan bahwa aktivis2 PNI tidak merasa kalah dan sama sekali tidak berputus asa, demikian pembantu Operasi melaporkan dari Medan. Sumber2 Operasi dikalangan Pemerintahan Sumatera menjatakan, bahwa diperusahaan2 perkebunan, aktivis PNI masih dalam keadaan seperti biasa, dan tidak ada kelesuan dikalangan mereka. Hal ini mengingat bahwa di masa lampau sedjak bertahun-tahun lamanja, buruh2 perkebunan di Sumatera Utara boleh dikatakan didominer oleh kalangan PKI dan PNI dan sedjak PKI dinjatakan dilarang, oknum2 PNI walaupun kelihatannja dalam, tetapi tetap memkonsolideer dirinja.

Mendjawab pertanjaan hasil Pemilu baru2 ini, kenapa PNI di Sumatera Utara lumpuh, beberapa pedjabat di Medan menjatakan; bahwa soal itu dikalangan Seksi Politik Gubernur Sumatera Utara sedang djadikan bahan analisa dan mendjadi teka-teki, apakah ada unsur kesengajaan dgn evaluasi dan estimate untuk mengandjurkan para anggotanja “menusuk tanda gambar golongan lain”?

Sementara itu, Operasi mendapat keterangan dari berbagai pihak di Sumatera Barat dan Riau kepulauan, bahwa dikedua daerah itu aktivis2 PNI masih utuh dan memang merupakan tanda tanja pula, tentang kekalahan PNI di dua daerah tersebut.

Seorang pedjabat dikantor Gubernur Sumatera Selatan menjatakan kepada wartawan Operasi bahwa didaerah Sumsel tidak terlihat kegiatan2 menjolok dari kalangan PNI, tetapi diakuinja bahwa PNI: sesudah Pemilu merupakan Partai jang tenang, berbeda dengan partai2 lain Jang mengalami kekalahan sesudah Pemilu menundjukkan rasa jg tidak puas dan gelisahnja.

Sehubungan dengan sinjalemen tentang kebangkitan PNI di Sumatera itu, kalangan pedjabat tinggi Departemen Dalam Negeri jang dihubungi Operasi memberikan reaksi-nja, bahwa hal itu memang menarik perhatian untuk dianalisa, dan pedjabat itu membenarkan, bahwa kantornja djuga telah mendapatkan laporan2 jang serupa mengenai kegiatan PNI setjara diam2 di Sumatera. (DTS)

Sumber: OPERASI (01/10/1971)

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 755-756.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.