PM AUSTRALIA : SEMUANYA TERGANTUNG RAKYAT INDONESIA

PM AUSTRALIA : SEMUANYA TERGANTUNG RAKYAT INDONESIA[1]

 

Canberra, Kompas

“Tergantung pada rakyat Indonesia untuk menentukan siapa yang akan berkuasa di Indonesia, dan proses-proses yang berlaku yang mempunyai pengaruh dan kekuasaan untuk menentukan siapa yang akan memimpin Indonesia. Bukan pada tempatnya bagi kita (Australia-Red) untuk memberikan nasihat pada rakyat Indonesia mengenai posisi Presiden Soeharto.” demikian tutur PM Australia John Howardhari, Kamis (14/5).

PM Howard juga mengatakan, Australia tidak akan menghentikan hubungan militer kedua negara, dan yang harus dilihat adalah hubungan kedua negara jangka panjang. PM Howard menjelaskan,

“Saya menyambut hangat, pengumuman Menhankam Indonesia (Jenderal TNI Wiranto) untuk mengadakan penyelidikan sepenuhnya kedalam kasus ini. Sangat penting bagi Australia untuk tidak menentukan posisi sebelum hasil penyelidikan ini diketahui,”

“Juga penting penyelidikan ini diadakan secara terbuka, dan penelitian diadakan oleh pihak tertinggi yang bersangkutan, dan juga transparan, agar fakta-fakta yang ditemukan dapat diketahui oleh rakyat Indonesia dan dunia internasional. Ini akan sangat menentukan bagi saya.” tutur PM Howard.

Demikian laporan wartawan Kompas, Ratih Hardjono dari Canberra.

“Saat ini Australia adalah teman Indonesia yang sangat prihatin pada rakyat serta pemerintah Indonesia, dan kita (Australia-Red) sebagai bangsa ingin membantu rakyat Indonesia, agar dapat melampaui masa yang sangat sulit ini, sambil menghormati kedaulatan Indonesia, dan juga menghormati mereka yang mempunyai ‘pengaruh’ dan rakyat Indonesia untuk menentukan siapa pemerintah Indonesia tanpa gangguan negara asing.”

PM Howard mengatakan,

“Australia sangat mengharapkan agar tidak ada kekejian ataupun korban lagi, kita memohon pada Pemerintah Indonesia untuk menjaga agar aparat keamanan bertindak dengan restraint (menahan diri), tanggung jawab, dan untuk dapat mengerti tanggung jawab mereka yang lebih luas pada masyarakat Indonesia dan masa depan negara tersebut.”

Selain itu PM Howard mengatakan,

“Kami mengucapkan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya pada keluarga para korban.”

Pada jumpa pers khusus yang diadakan PM Howard sesudah pertemuan National Security Committee (NSC) yang membahas situasi Indonesia, PM Howard mengatakan hubungan rakyat Australia dan Indonesia teramat penting bagi Australia dan telah berlangsung cukup lama.

“Australia sangat simpatik pada apa yang sedang dialami rakyat Indonesia dan kesulitan yang sedang mereka hadapi. Hubungan bilateral, kedua negara jauh lebih penting dari pada bertahannya seorang individual diposisi kekuasaan. Hubungan rakyat ke rakyat sangat penting bagi masa depan kedua negara,” tuturnya,

“Kami (Australia-Red) sangat prihatin dengan gangguan-gangguan yang terjadi. Stabilitas dan kemakmuran rakyat Indonesia sangat penting bagi Australia. Indonesia adalah seorang teman dan tetangga yang sangat penting bagi Australia. Kami sadar kalau rakyat Indonesia sedang mengalami proses yang teramat sulit. Proses penyesuaian ekonomi merupakan sesuatu yang harus dilakukan agar ekonomi Indonesia sembuh kembali.” tutur PM Howard.

Sementara ini kantor berita AFP mengutip ucapan PM Howard hari Jumat (15/5) bahwa ia mengharapkan Indonesia mengarah pada sistem politik yang lebih terbuka.

Sumber : KOMPAS (16/05/1998)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 298-299.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.