PIMPINAN HANJUNG : IKLIM INVESTASI DI INDONESIA MENARIK

PIMPINAN HANJUNG : IKLIM INVESTASI DI INDONESIA MENARIK[1]

 

Jakarta, Antara

Pimpinan Hanjung-sebuah perusahaan Korea Selatan terkemuka-Un-Suh Park menilai iklim investasi di Indonesia cukup menarik karena stabilitas ekonomi dan politiknya cukup mantap.

“Di samping stabilitas politik dan ekonomi Indonesia cukup mantap,juga prosedur pengurusan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia cukup baik.” kata Un-Suh Park kepada pers di Jakarta, Kamis.

Dikatakannya, Hanjung merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Korsel yang bergerak di bidang industri berat dan konstruksi.

“Di Indonesia, Hanjung di samping telah memasok dan melakukan pembangunan konstruksi pabrik semen di Pf Semen Nusantara di Cilacap juga dalam waktu dekat akan membangun sebuah pertokoan di Lampung dengan nilai investasi 15 juta dolar AS.” katanya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menurut Un-Suh Park, telah memberikan persetujuan dan diharapkan pembangunan sarana pertokoan itu pada Maret 1998 sudah mulai beroperasi.

Sementara itu pabrik semen PT Semen Nusantara (SN) di Cilacap yang diresmikan Kamis (17/4) oleh Presiden Soeharto merupakan salah satu pabrik semen terbesar dengan kapasitas produksi 2,6 juta ton per tahun yang dirancang oleh Hanjung.

“Dengan suksesnya membangun pabrik semen PT SN, Hanjung juga akan melakukan pembangunan pabrik semen Unit 6 milik PT Semen Cibinong di Narogong Bogor yang diperkirakan selesai Februari 1998 dengan kapasitas produksi 2,6 juta ton per tahun.” katanya.

Kapasitas produksi pabrik semen di Korsel saat ini mencapai 60 juta metrik ton dan sekitar 70 persen peralatan pabrik semen yang ada di pasok oleh Hanjung.

Cukup Cerah

Senior Vice President Head of Machinery & Plant Hanjung, Sang-Hong Sin, dalam kesempatan itu menilai prospek pabrik semen di Indonesia cukup cerah.

“Prospek pabrik semen di Indonesia cukup cerah mengingat permintaan dalam dan luar negeri cukup tinggi.” katanya.

Sang-Hong Sin menilai di samping bisnis pabrik semen, pembangunan pembangkit listrik di Indonesia juga cukup menarik.

Pabrik semen yang telah dibangun Hanjung selain di Indonesia juga di Arab Saudi, Malaysia, Bangladesh, China dan Vietnam, demikian Sang-Hong Sin.

Sumber : ANTARA (17/04/1997)

_________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 321-322.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.