PIALA PRESIDEN DIARAK KELILING KOTA PADANG

PIALA PRESIDEN DIARAK KELILING KOTA PADANG

 

Padang, Antara

Piala Presiden Soeharto yang direbut kuda pacu Galigo dari Bukittinggi, diserahkan untuk disimpan sampai pacuan yang akan datang kepada Gubernur Sumatera Barat Drs. Hasan Basri Durin oleh dr. Ahmad Rizal.

Kuda pacu betina Galigo dalam pacuan kuda di Gelanggang Pacuan Pulomas, Jakarta berjaya meninggalkan lawan-lawannya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara dan DKI Jakarta.

Ditunggangi oleh joki C. Singal, dengan asuhan pelatih E. Basuki, kuda Galigo milik dr. Ahmad Rizal, dokter ahli bedah tulang di Sumatera bagian tengah itu, mencatat waktu 1:46,03 detik untuk jarak 1.400 meter mengumpulkan nilai 45 untuk keluar sebagai juara umum, serta berhak memperoleh piala bergilir Presiden soeharto.

Gubernur Sumatera Barat Hasan Basri Durin anggota Muspida Sumatera Barat lainnya menyatakan kegembiraannya dengan hasil yang diraih oleh kuda Galigo.

Pordasi Sumatera Barat sewaktu akan berangkat ke Jakarta mengikuti perebutan piala presiden ini diam-diam saja, tapi pulang membawa hasil yang menggembirakan bukan saja bagi masyarakat di daerah ini, tapi juga kegembiraan bagi perantau­ perantau Minang di Jakarta.

Pada kesempatan itu Gubernur Hasan Basri Durin menyatakan sekiranya Sumatera Barat baik Bukittinggi atau Padang ditunjuk sebagai penyelenggara pacuan kuda nasional ke-23 sekitar bulan Agustus tahun depan, kita akan terima, ucap Gubernur Hasan Basri Durin.

Tapi ia juga mengingatkan kepada Pordasi Sumatera Barat, bahwa keberhasilan yang dicapai oleh Galigo sekarang ini bukan membuat Pordasi bersantai-santai mengenang kemenangannya, tapi justru sebaliknya untuk menjadikan Pordasi bekerja lebih keras lagi guna mempertahankan kemenangan yang telah diraih itu.

Piala bergilir Presiden yang langsung diserahkan sendiri oleh Presiden Soeharto kepada Pordasi Sumbar, sebelum dititipkan kepada Gubernur Sumatera Barat diarak dulu keliling kota Padang setibanya dari Jakarta, Selasa.

 

 

Sumber : ANTARA (28/09/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 521-522.

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.