PETUALANGAN POLITIK JANG KONTRA REVOLUSIONER

PETUALANGAN POLITIK JANG KONTRA REVOLUSIONER [1]

 

Bandung, Berita Yudha

Panglima Daerah Militer VI Siliwangi Maj. Djen Ibrahim Adjie selaku Penguasa Pelaksanaan Dwikora Daerah Djawa Barat dalam keterangannja didepan DPRGR Tingkat I Djawa Barat di Bandung tgl. 13 Oktober hari Rabu menegaskan kejakinannja bahwa dengan telah adanja penangkapan dan pemeriksaan terhadap oknum2 pelaksanaan dari apa jang dinamakan “Gerakan 30 September” itu, persoalannja akan semakin djelas dan terang; bahwa pentjulikan, pembunuhan dan pembentukan “Dewan Revolusi Indonesia” itu adalah merupakan permainan politik dari kaum kontra revolusi dan bukan merupakan persoalan persengketaan didalam Angkatan Darat atau antara angkatan.

Tindakan kontra revolusi itu merupakan tantangan terhadap falsafah dan landasan hidup Pantjasila, terhadap kebulatan Nasakom jang oleh sebab itu djuga merupakan tantangan terhadap keselamatan 105 djuta rakjat Indonesi. Kedjadian itu juga merupakan tantangan terhadap Ketahanan Nasional Indonesia. Djelas persoalannja merupakan permainan politik jang meningkat kepada petualangan politik jang kontra revolusioner. (DTS)

Sumber: BERITA YUDHA(14/10/1965)

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku I (1965-1967), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, Hal 47.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.