PESAN PRESIDEN KEPADA PARA DIRUT BPD : PERBANKAN AGARAKTIF TERJUN MENDEKATI MASYARAKAT

PESAN PRESIDEN KEPADA PARA DIRUT BPD : PERBANKAN AGARAKTIF TERJUN MENDEKATI MASYARAKAT

 

 

Presiden Soeharto meminta agar sikap dunia perbankan diubah, tidak hanya pasif menunggu tapi hendaknya aktif terjun mendekati masyarakat supaya potensi yang ada di masyarakat dapat diketahui dan dikembangkan.

Ketika menerima 27 direktur utama Bank Pembangunan Daerah dari seluruh Indonesia di Bina Graha Jakarta, Senin, Presiden mengharapkan agar dalam keadaan ekonomi lesu seperti sekarang BPD berperan membantu pemerintah memecahkan berbagai masalah antara lain menciptakan lapangan kerja baru serta membina industri kecil dan pengusaha lemah di daerah masing-masing.

Dirjen Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah A Tar Sibero menjelaskan kepada wartawan bahwa para pimpinan BPD itu telah melakukan seminar tiga hari sejak 8 Desember dan dilanjutkan dengan rapat kerja selama dua hari di Jakarta.

BPD, kata Sibero mengharapkan masukan dari tokoh-tokoh ekonomi, moneter dan perbankan agar mereka dapat selalu mengikuti secara jelas perkembangan langkah dan kebijaksanaan pemerintah di bidang perbankan khususnya dan ekonomi umumnya dan supaya BPD dapat turut membantu mencari jalan keluar dalam masalah-masalah yang dihadapi.

Presiden mengemukakan, meskipun secara sendiri-sendiri kemampuan BPD sekarang ini masih relative kecil tapi apabila sejumlah BPD melakukan kerja sama maka kemampuannya akan cukup besar.

Presiden misalnya menggambarkan apabila semua BPD di Pulau Jawa membentuk sebuah konsorsium untuk menggarap proyek tertentu, tentu akan terhimpun dana tidak sedikit.

Presiden juga menekankan agar prinsip-prinsip pemerataan turut dijabarkan oleh BPD terutama di bidang koperasi. Diharapkan BPD bersedia mengulurkan tangan turut membina para manajer koperasi di daerah masing­masing sehingga perkoperasian berkembang pesat.

Mereka itu datang ke Bina Graha diantar oleh Menteri Dalam Negeri Soepardjo Rustam. (RA)

 

 

Jakarta, Berita Buana

Sumber : BERITA BUANA (16/12/1986)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 530.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.