PERTEMUAN SOEHARTO – LEE

PERTEMUANSOEHARTO – LEE

Presiden Soeharto menyatakan kesediaannya untuk mengadakan pertemuan dengan PM Singapura LeeKuan Yew dalam waktu dekat ini. Demikian diungkapkan Menlu Mochtar Kusumaatmadja di Deplu, hari Senin. “Tempat dan waktu tepatnya belum ditentukan, tapi pasti tidak di Jakarta,” kata Menlu.

Pertemuan itu adalah atas permintaan PM Lee, yang disampaikan melalui Mochtar ketika singgah di Singapura pekan lalu. Departemen Luar Negeri telah mengawatkan jawaban Presiden Soeharto ke KBRI Singapura untuk diteruskan kepada PM Lee.

Pertemuan mendatang ini akan merupakan pertemuan tidak resmi yang ketiga kalinya antara kedua pemimpin itu. Pertemuan macam itu sudah melembaga dalam kalangan ASEAN, guna membicarakan secara langsung masalah bilateral, ASEAN maupun internasional.

Pertemuan Soeharto – Lee yang terakhir adalah akhir Nopember 1976 di Singapura. Pertemuan itu menghasilkan kesediaan Singapura untuk mengumumkan data perdagangan dengan Indonesia, kesediaan Singapura membantu proyek Batam, serta perubahan sikap Singapura mengenai Timor Timur di PBB. Dalam pertemuan itu dibicarakan pula mengenai keselamatan dan pengaturan pelayaran bagi kapal tangki raksasa di Selat Malaka.

Hingga kini belum di peroleh keterangan masalah apa yang akan menjadi pokok Pembicaraan Soeharto – Lee mendatang. Presiden Soeharto sendiri hari Rabu dan Kamis ini mengadakan pembicaraan tak resmi dengan PM Malaysia Husein Onn di Labuan, Sabah. (DTS)

Jakarta, Kompas

Sumber:KOMPAS(16/05/1978) [1]


 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.