PERTEMUAN PRESIDEN DAN PIMPINAN A.D. BERLANGSUNG DUA JAM

PERTEMUAN PRESIDEN DAN PIMPINAN A.D. BERLANGSUNG DUA JAM [1]

Sudharmono: Bahas situasi menjelang SU-MPR

 

Jakarta, Merdeka

Presiden Soeharto telah mengadakan pertemuan selama dua jam dengan pimpinan teras TNI AD hari ini di Bina Graha.

Mereka yang diterima itu terdiri dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Makmun Murod, Deputy Kasad Letnan Jenderal Poniman, Asisten-1 Mayor Jenderal Harsoyo, Asisten II Mayor Jenderal Soekma, Asisten III Mayor Jenderal Abdullah Sajat, Asisten IV Brigadir Jenderal Haroen Soewardi, Asisten V Mayor Jenderal Aziz Bustam, Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal Len Laupolisa, Komandan Pasukan Sandi Yudha (Kopasanda) Brigadir Jenderal Yogi SM.

Presiden dalam pertemuan itu didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Letnan Jenderal Soedharmono dan Sekretaris Pengendalian dan Operasi Pembangunan (Sekdalopbang) Mayor Jenderal Solichin GP.

Soedharmono mengatakan Pimpinan Angkatan Darat itu melaporkan program pembinaan dalam tubuhnya.

Dibenarkan bahwa dalam pertemuan itu dibicarakan situasi keamanan menjelang Sidang Umum Majelis Umum Permusyawaratan Rakyat (SU-MPR) dan mereka sudah menyiapkan diri untuk kesiap-siagaan.

Soedharmono menyatakan untuk menjaga keamanan itu tidak perlu tambahan kekuatan pasukan dari luar, tetapi cukup ditangani oleh pasukan garnizun Jakarta Raya. “Tapi tidak ada soal apa-apa kok”, ujar Menteri Sudharmono.

Baik Kasad Jenderal Makmun Murad maupun Menteri Sudharmono tidak bersedia memberi jawaban Dan Jen Kopasanda dewasa ini, Brigjen Yogi, akan ditunjuk sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI Siliwangi. Soedharmono mengatakan masalah mutasi adalah hal biasa dalam lingkungan Angkatan Darat ataupun Hankam.

Jenderal Makrnun Murad dan Brigadir Jenderal Yogi tidak bersedia memberikan jawaban, terang jawaban Pangdam VI itu. Kasad mengatakan bahwa dalam pertemuan itu tidak dibicarakan masalah personalia dan soal-soal senjata dari Yugoslavia. “Hanya pembinaan dalam tubuhAngkatan Darat, yang dibicarakan dengan Presiden,” katanya. (DTS)

Sumber: MERDEKA (02/12/1977)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 512-513.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.