PENGGANTIAN KASAD TIDAK DALAM TAHUN INI, KATA MENHAMKAM

Presiden lantik KASAL dan KASAU baru

PENGGANTIAN KASAD TIDAK DALAM TAHUN INI, KATA MENHAMKAM [1]

 

Jakarta, Angkatan Bersenjata

Presiden Soeharto, hari Sabtu, telah melantik Laksamana Madya Waluyo Sugito dan Marsekal Madya Ashadi Tjah jadi masing2 menjadi KASAL dan KASAU yang baru menggantikan kedua pejabat lama sebelumnya.

Dengan mengambil tempat di Istana Negara, Kepala Negara telah mengambil sumpah kedua pejabat tertinggi kedua angkatan itu dengan disaksikan oleh para pejabat tinggi, di antaranya nampak hadir Ketua Mahkamah Agung Prof. Umar Senoadji SH, Ketua DPA Wilopo SH, Ketua BEPEKA Umar Wirahadikusumah, Wk. Ketua MPR Kartidjo, para menteri diantaranya Menteri Hankam/Pangab Jenderal TNI M. Panggabean, Wapangad Jenderal TNI Surono, Kaskopkamtib Laksamana TNI Sudomo, para Kepala Staf Angkatan dan Ka Polri, para Dirjen, para Pangkowilhan dll.

Sumpah Jabatan Diambil Secara Agama Islam

Selesai pengambilan sumpah, selesailah acara pelantikan. Kemudian diteruskan dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat baru tsb, dimulai oleh Presiden Soeharto beserta Ibu Tien serta hadirin yang dilanjutkan dengan ramah tamah.

Keterangan Menhamkam

Men. Hankam dalam menjawab pertanyaan pers sesaat selesai upacara itu menerangkan, bahwa Laksamana Subyakto akan memasuki Masa Persiapan Pensiun. Sedang kepala Marsekal Saleh Basarah dikatakan belum selesai masa dinasnya dalam ketentaraan, maka karena itu masih bisa ditugaskan secara non-organik. Yang jelas tidak lagi masuk dalam tugas2 organik Hankam, tetapi sesuai dengan kemampuannya masih bisa ditugaskan diluar Hankam, kata Panggabean.

Menurut Menteri seterusnya, penggantian2 pejabat itu sudah melembaga yang tujuannya adalah untuk menjamin kelanjutan daripada pembinaan Hankam/ABRI.

Ditanyakan kapan penggantian KASAD dikatakan, bahwa masih jauh belum selesai masa jabatannya. “Masih belum dalam tahun ini,” Jenderal Panggabean menegaskan. Kemudian dicarinya wartawan Merdeka yang surat kabarnya telah membuat berita2 tentang mutasi dikalangan ABRI dengan mengatakan: “dari mana sumbernya itu”.

“Bagaimana ini,” tanya Panggabean, “mereka sudah putuskan, kok kita tidak diturutsertakan”, katanya tertawa. Masa penggantian2 pejabat2 teras kita tidak diturutsertakan, tambahnya.

Tetapi betul Pak, tukas wartawan yang dijawab: “bagaimana betul, belum dibicarakan kok”.

Kemudian diterangkan, bahwa dalam waktu singkat ini juga akan diganti Pangkowilhan IV/Maluku-Irian Jaya. Dan ketika ditanyakan siapa pengganti Laksamana Madya Susatyo Mardi nanti, Menteri mencari KASAL baru Laksamana Madya Waluyo Sugito untuk memastikan penggantinya. Kemudian dibenarkan bahwa yang akan menggantikan adalah Laksamana Muda Toto Prawira Supradja, yang sekarang menjabat sebagai Irjen AL.

Menjawab pertanyaan siapa pengganti Sekmil Presiden Letjen Tjokropranolo yang akan ditugaskan menjadi pejabat Gubernur DKI, Jenderal Panggabean menyatakan, bahwa hal itu terserah kepada Presiden. Benar Hankam menyerahkan calon2 yang diajukan, tetapi keputusannya adalah dari Presiden sendiri.

Ketika ditanyakan Letjen Ali Sadikin akan dikemanakan dijawab: “Di Jakarta ini kok”. (DTS)

Sumber : ANGKATAN BERSENJATA (20/06/1977)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 504-505.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.