PEMERINTAH MENJAMIN PERLINDUNGAN BAGI PERUSAHAAN MINYAK ASING DI INDONESIA

PRESIDEN SOEHARTO:

PEMERINTAH MENJAMIN PERLINDUNGAN BAGI PERUSAHAAN MINYAK ASING DI INDONESIA [1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengemukakan jaminan bahwa pemerintah Indonesia akan tetap melindungi perusahaan2 minyak asing yang beroperasi di Indonesia dan mengajak perusahaan2 itu untuk meningkatkan kerjasama berdasarkan keuntungan bersama yang wajar.

Jaminan dan ajakan Kepala Negara itu dikemukakan ketika ia, hari Sabtu, di Istana Merdeka menerima pengusaha2 minyak asing yang tergabung dalam 23 perusahaan baik kontraktor maupun production sharing.

Pengusaha2 minyak itu adalah peserta seminar selama sehari yang diselenggarakan oleh CSIS (Pusat Pengkajian Strategi dan Masalah Internasional) di Jakarta.

Ketua Kehormatan CSIS Letjen Ali Murtopo yang mengantar para pengusaha asing itu menerangkan kepada pers, bahwa Presiden Soeharto dalam pertemuan itu menjelaskan kebijaksanaan pemerintah R.I. di bidang perminyakan termasuk latar belakangnya.

Dia mengemukakan, CSIS menyelenggarakan seminar itu agar kerjasama dibidang perminyakan antara pengusaha2 asing dengan pihak Indonesia lebih meningkat sehingga Indonesia dapat meningkatkan penerimaannya untuk menunjang anggaran pembangunan.

Usul2 dan Informasi

Ali Murtopo menyatakan, dalam pertemuan itu pengusaha2 minyak asing tidak mengajukan sesuatu keberatan. Mereka hanya menyampaikan usul2 dan informasi2 yang diterima baik oleh Presiden.

Usul2 dari pengusaha asing itu, kata Ali Murtopo, bersifat teknis. Tapi tidak dijelaskan lebih jauh mengenai hal ini.

Dia membantah bahwa seminar sehari itu diselenggarakan karena kekhawatiran pemerintah bahwa eksplorasi minyak menurun.

“Tidak ada hubungan sama sekali dengan masalah eksplorasi,” kata Ali Murtopo, juga sambil naik ke bis menyatakan, bahwa eksplorasi minyak Indonesia tidak menurun.

Dalam pertemuan tersebut hadir Menteri Pertambangan Sadli, Dirut Pertamina Piet Harjono dan Menteri Sekretaris Negara Sudharmono.

Para pimpinan pusat dari maskapai2 minyak yang beroperasi di Indonesia adalah dari Caltex tiga orang, AAR dua orang, Tesoro dua orang, The British Petroleum Corp. 3 orang, Stanvac 3 orang, Asemera Oil dua orang, Roy M. Juffington Inc. 6 orang, Indonesian Gulf Oil Corp dua orang, Japex 4 orang, Continental Oil Corp. empat orang, Atlantic Richfield Corp. tiga orang, CitiesService Corp. empat orang, Natoman Internasional Corp. tiga orang, Ashland Petroleium Inc. seorang, Total Group Corp. tiga orang, Philips Petroleum Corp. 3 orang, Shell dua orang, Agip Ltd. tiga orang, Petromer Trend Corp. tiga orang, Mobil Oil Comp. tiga orang. (DTS)

Sumber: ANTARA (15/01/1977)

 

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 449-450.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.