PEMANDANGAN UMUM TTG PENJEGARAN PIMP. DPR GR 2 SETUDJU, 5 MENOLAK DAN 2 SAMPAIKAN PENDAPAT TERTULIS

PEMANDANGAN UMUM TTG PENJEGARAN PIMP. DPR GR 2 SETUDJU, 5 MENOLAK DAN 2 SAMPAIKAN PENDAPAT TERTULIS [1]

 

Djakarta, Sinar Harapan

Sidang Pleno DPR-GR dipimpin oleh Wakil Ketua Drs. Ben Mang Reng Say Kamis siang telah selesai mengadakan pemandangan umum atas resolusi NI Dra. Zubaedah Mochtar mengenai penjegaran Pimpinan DPR-GR.

Kamis siang telah berbitjara 9 orang pembitjara masing2 Hartono BA (NI) MS. Subianto (PNI), Endang Saifullah SH (PSII), Utoro SH (Katholik), (Parkindo) Brigdjen Pol Domo Pranoto (ABRI), Surayo BA (karya pemb B”) dan Sajuti Melik (karya Pemb. A”) Hartono BA (NO) al. menjatakan tidak melihat adanja tjukup alasan dari para pengusul tentang mosi tidak pertjaja tsb. dan fraksi NU menganggap bahwa penjegaran Pimpinan DPR-GR sudah tidak perlu.

MS Subianto (PNI) mengemukakan bahwa bila refreshing Pimpinan seperti jang diusulkan oleh Dra. Zubaidah Mochtar dkk. tersebut disetudjui tidakkah akan dapat menimbulkan persoalan2 lain. Ide tersebut sungguh baik bilamana dalam pelaksanaannja kelak tidak akan menimbulkan ekses2 sepeti jang kita uraikan diatas.

Karenanja kami tidak sependapat untuk menerima usul sdr. Dra. Zubaidah Mochtar dkk djustru kita sekarang sedang menghadapi penghinaan dari pemerintah Singapura dll. demikian Subianto

Endang Saifuulah SH (PSII) menjatakan bahwa karena DPR-GR sekarang hukum konstitusi belum berdjalan maka ia menjokong usul sdr. Dra. Zubaidah Mochtar dkk.

Otoro SH (Katholik) menegaskan bahwa kami menolak usul resolusi sdr Zubaidah Mochtar dkk.

Brigdjen Domo Pranoto (ABRI) al. menjatakan adalah lebih elegan dan objektip apabila usul tersebut disalurkan melalui panitia Chusus jang ditugaskan oleh Pleno menjempurnakan bab 3 tata tertib.

Serojo Sewojo (IPKI) menjokong usul Sdr. Dra. Zubaidah Mochtar dkk tentang penjegaran pimpinan DPR-GR sebab penjegaran pimpinan DPR-GR adalah termasuk diantara pemikiran demokrasi djuga.

Drs. Manusama (Parkindo) menjatakan menurut Fraksi parkindo mulai saat ini belum perlu diadakan penjegaran pimpinan DPR-GR.

Sedangkan Suripto BA (Karya pemb. “B”) dan Sjajuti Melik (Karya Pemb. “A”) akan menjampaikan pernjataan tertulis langsung akan disampaikan kepada Ketua.

Sementara itu Menteri Negara Penghubung Pemerintah dengan MPR/DPR dan DPA H Minateredja SH dalam tanggapanja atas nama Pemerintah Pleno setelah kesembilan pembitjara tsb. selesai mengemukakan pendapatnja pada pokoknja menjatakan bahwa hal ini Pemerintah tidak berani mentjampuri urusan intern DPR-GR. (DTS)

Sumber : SINAR HARAPAN (01/11/1968)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 102-103.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.