PELAWI : KENAPA TAK DI GEDUNG DPR

PELAWI : KENAPA TAK DI GEDUNG DPR[1]

 

 

Jakarta, Suara Pembaruan

Berhentinya Soeharto sebagai Presiden RI ditanggapi berbagai kalangan masyarakat dengan berbagai pendapat.

“Saya kurang puas pengumuman itu dilakukan di Istana Negara, kenapa tidak di hadapan para wakil rakyat di Gedung DPR RI.” kata Mitar Pelawi SH, mantan Wakil Ketua KNPI Sumatra Utara kepada Pembaruan Kamis (21/5) pagi.

Aneh sekali, penyerahan jabatan Presiden kepada Wakil Presiden dilakukan di Istana Negara dengan alasan keadaan darurat,

“Saya yakin mahasiswa akan puas kalau Soeharto melakukannya di gedung DPR yang sekarang ini diduduki mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan seorang ibu rumah tangga, Ny. Rasmi (40 tahun). Menurutnya, berhentinya seorang Presiden harusnya dilakukan di depan para pimpinan dan anggota DPR. (B-12)

Sumber : SUARA PEMBARUAN (21/05/1998)

______________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 461.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.