PANGAD DJENDERAL M. PANGGABEAN KOKAR-AD MEMPUNJAI PERANAN JG. PENTING

PANGAD DJENDERAL M. PANGGABEAN KOKAR-AD MEMPUNJAI PERANAN JG. PENTING

Terutama Dalam Melaksanakan Tugas Pengamanan Dan Penjelamatan [1]

 

Djakarta, Angkatan Bersendjata

Panglima Angkatan Darat Djenderal M. Panggabean menandaskan bahwa Komando Korps Karyawan TNI Angkatan Darat jang dibentuk 3 tahun jang lalu mempunjai peranan jang penting terutama dalam hal melaksanakan dan penjelamatan sebaik mungkin terhadap kerusakan jang ditimbulkan oleh pemberontakan G.30.S/PKI maupun jang akan dilakukan oleh sisa-sisa G.30.S/PKI tersebut.

Ini ditandaskan oleh Pangad Panggabean pada serah terima djabatan Komandan Kokar dari pedjabat jang lama Brigdjen Janosewojo kepada penggantinja jang baru Majdjen Soebijono dalam suatu upatjara militer jang diadakan pagi kemarin di halaman Mako MABAD, jang djuga dihadiri oleh para PATI, Pamen, Tamtama dan para undangan lainnja.

Dalam kesempatan tsb sekaligus djuga telah dilakukan penjerahan Pusara KOKAR AD “Wira Dharma Karya Yudha” oleh Pangad selaku Inspektur Upatjara kepada Komandan Kokar jang lama sesaat sebelum menjerahkan djabatannja kepada penggantinja Majdjen Soebijono.

Djenderal Panggabean dalam kesempatan lahirnja KOKAR 3 tahun jang lalu, jakni dalam rangka penjelamatan dan pengamanan, jang kemudian dilandjutkan dengan tugas2 rehabilitasi, konsolidasi dan synchronisasi aparatur2 negara, untuk membina dan memberi bimbingan kepada semua karyawan baik mental, politik ataupun tehnis untuk melaksanakan tugas2nja.

Peranan Kokar AD

Menurut Panglima, akibat kerusakan jang ditimbulkan oleh G.30.S meletus dimana tidak hanja meliputi sendi2 aparatur Hankam tetapi seluruh bidang dan aparatur keselamatan negara.

Dikatakan bahwa dalam keadaan mendadak jang memerlukan gerak tjepat didalam penempatan tenaga2 karyawan dipelbagai bidang jang harus disertai pula dengan ketjepatan dan ketetapan dibidang mental, politis dan teknis diberbagai bidang maka pimpinan Angkatan telah mempertjajakan kepada Brigdjen Jonosewojo untuk mendjadi Komandan Kokar. Pengangkatan tsb dan memperkembangkan pembangunan suatu Korps Karyawan untuk membina mission AD oleh karyawan diluar tubuh Angkatan Darat.

Menurut Panggabean setiap orang jang mengalami keadaan dan situasi pada hari2 setelah terdjadinja pemberontakan G.30.S/PKI akan mengerti pula bagaimana pentingnja dan kompleksnja tugas dan tanggungdjawab para karyawan dalam usaha mengamankan dan membersihkan aparatur2 Negara daripada gerilja politik, dan gerilja fisik jang dilakukan oleh sisa2 G.30.S/PKI itu.

Mengenai hasil jang telah ditjapai selama 3 tahun ini, oleh Panglima dikemukakan semakin terasa pentingnja adanja Komando Koprs Karyawan ini bagi pembinaan para karyawan.

Dalam kesempatan tsb. Djenderal Panggabean atas nama pimpinan Angkatan Darat telah pula menjampaikan Pusara Koprs Karyawan TNI/AD kepada Komandan Kokar jang baru Majdjen Soebijono dgn harapan dapat didjadikan sebagai lambang persatuan dan lambang kehormatan bagi seluruh Koprs Karyawan didalam pengabdiannja melaksanakan mission sebagai karyawan.

Kepada bekas2 pedjabat jang lama Brigdjen Jonosewojo oleh Panglima diharapkan bahwa penjerahan Pusara ini hendaknja membawa hikmah dalam menunaikan tugas baru setjara penuh di Komite Olahraga Nasional Indonesia, terutama dalam pembinaan keolahragaan sebagai tempat pengembangan mental dan pisik untuk disumbangkan kepada negara sesuai dengan tanggungdjawab jang dilambangkan oleh Pusara Korps Karyawan ini.

Sedangkan kepada pedjabat jang baru diharapkan untuk terus melandjutkan pengembangan Kokar terutama dlm rangka mendjamin kelantjaran pembangunan2 jang sedang dilakukan sekarang ini. Sebelum memangku djabatannja jang baru ini, Majdjen Soebijono adalah dosen pada Lemhanas dan adalah anggauta DPRGR. Disamping itu ia djuga pernah mendjabat sebagai Adjudan Djenderal AD di Bandung serta ass. III KASAB. (DTS)

Sumber: ANGKATAN BERSENDJATA (01/02/1969)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 329-331.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.