PAK HARTO SEHAT

PAK HARTO SEHAT[1]

 

Jakarta, Media Indonesia

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono membantah isu bahwa Presiden Soeharto meninggal dunia atau sedang dirawat di rumah sakit.

Menurut Moerdiono, saat beredarnya isu atau rumor tersebut,

“Saya justru sedang menghadap Pak Harto di kediaman Jl Cendana,” jelasnya kepada wartawan di Gedung Utama Setneg, kemarin.

“Pak Harto hanya tertawa saat mendengar isu yang mengatakan beliau sudah meninggal atau tengah dirawat di rumah sakit. Karena itu saya ingin membantah isu tersebut,” tegas Mensesneg.

Bantahan serupa juga diungkapkan putra-putri Pak Harto, Bambang Trihatmodjo dan Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut). Keduanya mengatakan bahwa Pak Harto sehat walafiat.

“Karena kelelahan, Bapak perlu istirahat total,” tegas Bambang kepada wartawan di gedung DPR.

Sepanjang siang kemarin, di masyarakat memang beredar rumor yang menyebutkan bahwa Pak Harto meninggal dunia. Karena rumor, maka tak jelas siapa sumbernya.

Desas-desus itu baru jelas setelah kemarin siang Moerdiono memberikan keterangan pers. Moerdiono menjelaskan selama Kepala Negara beristirahat, ia setiap hari menemui Pak Harto untuk melaporkan berbagai hal penting. Karena itu, kata dia,

“Isu tentang meninggalnya atau dirawatnya Pak Harto di rumah sakit sama sekali tidak beralasan.”

Menurut keterangan para dokter ahli, kata Mensesneg, Pak Harto dalam keadaan sehat, tetapi memang memerlukan istirahat. Atas saran dokter, Pak Harto istirahat sejak Jumat (5/12).

 

Tidak terganggu

Bambang Trihatmodjo dan Mbak Tutut mengatakan Pak Harto masih melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Namun Bambang mengakui kondisi kesehatan Pak Harto memang agak menurun, lantaran kelelahan setelah melakukan perjalanan kenegaraan yang panjang.

Tapi hal itu tak membuat Pak Harto mengabaikan peristiwa-peristiwa yang berkembang di Tanah Air.

“Bapak masih sempat membaca koran, menelepon, dan menerima tamu. Jadi, ndak ada sesuatu yang memberatkan beliau,” tambah Mbak Tutut seusai menghadiri sidang Panitia Ad Hoc 1 Badan Pekerja MPR.

Bambang menjelaskan sang ayah tidak mendapatkan perawatan dokter yang terlalu serius.

“Enggak ada itu. Yang penting bagi beliau adalah istirahat. Bahkan dalam masa istirahatnya, beliau masih menerima tamu,” tegasnya.

Ketika di tanyakan tentang kemungkinan adanya manuver-manuver politik yang sengaja dilakukan oleh kelompok -kelompok tertentu yang ingin memanfaatkan keadaan, Bambang Trihatmodjo mengatakan, itu hal biasa yang tidak perlu diperbesar.

Tapi yang pasti, demikian Bambang, peristiwa yang terjadi belakangan ini di Tanah Air, tidak mengganggu istirahat Pak Harto.

Ditanya wartawan, Bambang tak menutup kemungkinan ada saja pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan kelompoknya, khususnya menjelang Sidang Umum MPR 1998.

“Tapi persisnya saya tidak tahu. Oleh sebab itu rekan-rekan wartawan janganlah memperkeruh keadaan, apalagi dalam kondisi ekonomi yang seperti begini,” ujarnya.

Menristek B.J. Habibie ia dikenal dekat dengan Pak Harto mengatakan sampai sekarang ia belum sempat bertemu dengan Kepala Negara, karena baru saja pulang dari luar negeri. Namun sebagai pembantu Presiden,

“Saya juga berniat menemui beliau untuk melapor, tapi kapan waktunya, saya belum bisa tetapkan,” katanya kepada wartawan di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VIll DPR.

Di Kediri Ketua Umum Nahdlatul Ulama Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan wajar-wajar saja kalau Pak Harto harus beristirahat selama 10 hari setelah melaksanakan umrah.

“Setelah berumrah, Pak Harto pasti mengalami kelelahan fisik. Saya saja kalau lelah, pasti istirahat. Setelah Konbes NU di NTB, saya juga menyempatkan beristirahat di Bali,” katanya.

(Rid/AW/NG/KS/WAIEP/D-1)

Sumber: MEDIA INDONESIA (10/12/1997)

_______________________________________________________________________________________________-

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 724-726.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.