PAK HARTO NEGARAWAN DAN BAPAK RAKYAT

PAK HARTO NEGARAWAN DAN BAPAK RAKYAT

Menteri Dalam Negeri Amir Machmud, menilai pernyataan-pernyataan yang mengusulkan Jenderal (Purn.) Soeharto diangkat kembali sebagai Presiden RIperiode 1983 – 1983 adalah sangat wajar, karena Pak Harto (Presiden RI) telah memenuhi syarat-syarat sebagai pemimpin, negarawan dan bapak rakyat, yang mempunyai ilmu, iman dan amal yang kuat.

Demikian dikatakan Menteri Amir Machmud di Jakarta ketika menerima pernyataan kebulatan tekad masyarakat Sulawesi Tengah yang disampaikan Ketua DPRD Tingkat I Sulteng R. Soejono didampingi Gubernur Galib Lasahido, yang mengusulkan agar MPR yang akan datang dapat mengangkat kembali Jenderal (Purn.) Soeharto sebagai Presiden RI periode 1983 -1988.

Di samping mengangkat sebagai Bapak Pembangunan Nasional, karena Sulawesi Tengah melihat jelas dan merasakan hasil kepemimpinan Jenderal Soeharto selama ini.

Menteri Amir Machmud dalarn kesempatan itu menerima baik dan akan meneruskan keinginan rakyat Sulawesi Tengah kepada yang berkesempatan. Pernyataan tersebut merupakan pencerminan dan pengamatan tingkah laku hasil karya Pak Harto itu dinilai sebagai pengamatan yang obyektif. Semua pihak pasti mengakui asal melihatnya secara jujur dan penuh itikad baik, kata Menteri.

1.500 Pernyataan

Sementara itu, Dirjen Sospol Prapto yang atas nama Menteri menerima kunjungan Pimpinan Pusat HSBT (Himpnnan Seniman Budayawan Islam) mengungkapkan, pernyataan dukungan terhadap Jenderal TNI (Purn.) Soeharto untuk dipilih kembali sebagai Presiden yang diterima di Depdagri sudah berjumlah lebih dari 1.500 buah. Pernyataan-pernyataan dari berbagai organisasi tennasuk DPRD itu sudah disalurkan kepada MPR melalui Wakil Ketua MPR Ahmad Lamo.

Menyinggung masalah budaya, Dirjen Sospol berpesan kepada PP-HASBI agar giat membina rasa cinta kepada kebudayaan nasional khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini ditekannya, karena menurutnya kuatnya budaya akan dapat memperkuat ketahanan bangsa.

PP HSBI yang menghadap Menteri Dalam Negeri untuk menyampaikan keputusan Muktamar VI yang antara lainjuga mendukung pencalonan Jenderal TNI (Purn.) Soeharto sebagai presiden itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum HI Galaleno. Demikian Biro Humas Depdagri memberitakan. (RA)

Jakarta, Suara Karya

Sumber: SUARA KARYA (21/06/1982)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 734-735.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.