PAK HARTO MENARUH PERHATIAN BESAR KEPADA USAHA KECIL-BERSAMA WAPRES HADIRI NATAL BERSAMA

PAK HARTO MENARUH PERHATIAN BESAR KEPADA USAHA KECIL-BERSAMA WAPRES HADIRI NATAL BERSAMA[1]

 

Jakarta Media Indonesia

Mengapa Presiden Soeharto memanggil sekaligus lima menteri begitu masa istirahatnya yang 10 hari berakhir?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono menjelaskan dipanggilnya kelima pejabat tinggi ini, karena Pak Harto sangat menaruh perhatian kepada penanganan usaha kecil, menengah, dan koperasi.

Presiden, ujarnya, meminta perhatian mengenai hal ini karena sebentar lagi masyarakat akan menghadapi Natal, Tahun Baru, Puasa, dan Lebaran.

“Pak Harto ingin masyarakat lapisan bawah bisa menyambut hari-hari besar itu dengan perasaan tenteram.” tambahnya kepada wartawan di kediaman Kepala Negara Jl Cendana, Jakarta kemarin.

Menkop dan PPK Subiakto Tjakrawerdaja menambahkan para pengusaha kecil dan menengah serta koperasi mulai Desember 1997 bisa meminta kredit kepada bank pemerintah maksimum Rp 3 miliar.

“Skim kredit baru tersebut bunganya 17% dan maksimum pinjaman Rp 3 miliar.” ungkapnya.

Namun Subiakto menolak menjelaskan bagaimana konsep atau skim kredit baru tersebut akan diterapkan. Dia hanya mengatakan rincian rancangan tersebut akan dibicarakan lagi secara teknis dalam waktu dekat.

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Abdul Latief yang memberikan keterangan secara terpisah kepada wartawan mengatakan sumber dana bagi pola kredit baru ini antara lain akan berasal dari dana PT (Persero) Jamsostek.

Kepala Negara baru-baru ini memerintahkan Jamsostek untuk menempatkan dananya sebesar Rp 2 triliun di bank-bank pemerintah (Bank BNI, Bapindo, Bank Exim, Bank Bumi Daya, serta Bank Rakyat Indonesia). Jamsostek akan menerima bunga 14% pertahun, sedangkan bank-bank, pelaksana akan mendapat bunga 17% dari para pengusaha kecil dan menengah serta koperasi yang usahanya berorientasi ekspor dan merupakan kegiatan padat karya.

Natal Bersama

Setelah menerima lima menteri itu, belum ada informasi, apa kegiatan Pak Harto hari ini. Tapi yang pasti jika tidak ada halangan Pak Harto bersama Wakil Presiden Try Sutrisno pada 27 Desember mendatang akan menghadiri perayaan Natal Bersama Tahun 1997.

Wormasi itu diperoleh, setelah Ketua Umum Panitia Perayaan Natal Bersama, Arie J. Kumaat diterima Wakil Presiden Try Sutrisno di Istana Merdeka Selatan, Jakarta kemarin.

Arie Kumaat menjelaskah tema Perayaan Natal1997 adalah

“Dengan semangat Natal, kita sukseskan SU MPR 1998demi kelangsungan bangsa dan negara Republik Indonesia.”

Dalam rangkaian perayaan itu, ujarnya, Panitia juga akan mengadakan bakti sosial di berbagai daerah seperti Jawa Barat dan Irian Jaya. Peringatan Natal Bersama ini juga akan disiarkan secara langsung olehjaringan televisi, baik pemerintah maupun swasta.

“Menteri Penerangan Hartono sudah menyatakan persetujuannya mengenai siaran langsung itu.” kata Arie Kumaat setelah bersama Panita Perayaan Natal Bersama melapor kepada Wapres.

Wapres, menurut Arie Kumaat, meminta agar kesulitan ekonomi saat ini hendaknya dihadapi dengan tabah dan tegar serta kerja keras dengan landasan iman yang kuat. Wapres juga berpesan agar Perayaan Natal Bersama itu menekankan pentingnya kembali persatuan dan kesatuan bangsa.

Sumber : MEDIA INDONESIA (16/12/1997)

____________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 458-459.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.