Nasution Menjadi KSAD Kembali

Nasution Menjadi KSAD Kembali[1]

 

MENYADARI tidak mudah menentukan pimpinan Angkatan Darat, pemerintah kemudian meminta usulan nama-nama dari MBAD untuk ditetapkan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

Dari MBAD diajukan 5 nama yaitu; Kolonel M Simbolon, Kolonel Zulkifli Lubis, Kolonel AE Kawilarang, Kolonel Jatikusumo, dan Kolonel AH Nasution. Kolonel Gatot Subroto termasuk yang akan diajukan, namun Gatot menolak.

Dari nama-nama yang diusulkan, pada 7 November 1955, akhirnya pemerintah menetapkan kembali Kolonel AH Nasution sebagai KSAD, padahal, peristiwa 17 Oktober yang dilakukan oleh Nasution dianggap setengah kudeta, meskipun Jaksa Agung Suprapto menyebut tidak menemukan unsur tersebut.

Pemerintah beranggapan, dari calon yang diajukan, adalah Nasution yang memiliki resistensi penolakan paling kecil. Akan tetapi tetap saja pengangkatan kembali Nasution mendapat penolakan dari beberapa perwira Angkatan Darat, terutama dari Wakil KSAD Kolonel Zulkifli Lubis.

____________________________________________________________

[1]Noor Johan Nuh,  “Pak Harto dari Mayor ke Jenderal Besar”, Jakarta : Yayasan Kajian Citra Bangsa, hlm 36-37.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.