MOERDIONO : POSISI IBU NEGARA TAK AKAN DIGANTI

MOERDIONO : POSISI IBU NEGARA TAK AKAN DIGANTI[1]

 

Jakarta, Bisnis Indonesia

Presiden Soeharto, kata Mensesneg, telah memutuskan setelah Ny. Tien meninggal dunia posisi Ibu Negara tidak akan digantikan oleh siapa pun.

“Keputusan Presiden Soeharto adalah posisi lbu Negara tidak akan diganti.” ujar Mensesneg Moerdiono kemarin setelah menemui Kepala Negara di Bina Graha Jakarta.

Setelah Ny. Tien Soeharto meninggal 28 April lalu muncul berbagai usul dan saran dari masyarakat agar Siti Hardiyanti Rukmana putri Presiden mendapat kedudukan sebagai Ibu Negara.

Kepala Negara, tutur Moerdiono,

“menghargai usul atau saran masyarakat itu.”

Mensesneg menambahkan meskipun Presiden sudah membuat keputusan tersebut

“Tidak tertutup kemungkinan putri-putri Presiden Soeharto terlibat dalam acara-acara kenegaraan.”

Sumber : BISNIS INDONESIA (24/05/1996)

_________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 221-222.

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.