MKGR TETAP CALONKAN JENDERAL SOEHARTO DAN SULTAN SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

KETUA UMUM DPP MKGR:

MKGR TETAP CALONKAN JENDERAL SOEHARTO DAN SULTAN SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN [1]

 

Semarang, Berita Buana

Ketua Umum DPP MKGR Mayjen H. Soegandhi menyatakan, MKGR tetap pada pendiriannya seperti apa yang telah dinyatakan DPP Golongan Karya, mencalonkan Jenderal Soeharto dan Sultan Hamengku Buwono IX, masing2 sebagai Presiden dan wakil Presiden.

Hal itu ditegaskan olehnya, untuk menghilangkan adanya spekulasi2 yang dilancarkan sementara pihak yang sudah mulai menyusun jabatan presiden atau wakilnya, bahkan dengan susunan menteri2nya.

Penegasan Ketua Umum DPP MKGR itu, diucapkan baik di depan pers di Cilacap maupun ketika memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus DPC MKGR ex Karesidenan Banyumas di Cilacap, maupun pada sambutannya pada peresmian I pelantikan Pengurus DPD Wanita MKGR Jawa Tengah yang diketuai Ny. Moedjiono di Gedung Pemuda Semarang baru2 ini.

Jangan Pandang Bulu & Ragu2

Ditegaskan lebih lanjut, dalam menghadapi Sidang Umum MPR bulan Maret 1978 MKGR menghendaki pula agar pembangunan dan stabilisasi di segala bidang berjalan terus Pemerintah harus tetap mengadakan pembersihan ke dalam.

Hal ini menurut Mayjen H. Soegandhi sudah mulai nampak dilakukan Pemerintah yakni antara lain pemberantasan korupsi Ka Dolog Kaltim Budiadji dan/pemberantasan pungutan liar. Dalam hal ini diharapkan agar tidak pandang bulu dan ragu2.

Sebaliknya rakyat, jangan lalu minta pemberantasan segala bentuk penyelewengan itu, “besok sudah beres (selesai)”.

“Semua itu sedang dalam proses,” kata H. Soegandhi, “mudah2an hasilnya akan menyenangkan rakyat. Sebab dengan demikian kemenangan yang diraih Golongan Karya itu akan langsung bisa dirasakan rakyat”.

Susunan pengurus DPD Wanita MKGRI Jateng yang bam dilantik oleh Ketua Umum DPP Wanita MKGR Ny. Mien Soegandhi itu, Ketua Umum Ny. Moedjiono, Ketua I – IV masing2 Ny. WS Soeharto, Ny. Haryono, Ny. Imam Kamal dan Ny. Imam Djoewri, Sekretaris Umum Ny. E. Soemarsih SH, Sekretris I dan II masing2 Ny. Hanafi Abd. Dan Ny. Maskup, Bendahara Ny. Hadimulyono danNy. Hening Soetrisno, Pembantu Umum Ny. Bani Hadikusumo. (DTS)

Sumber: BERITA BUANA (12/07/1977)

 

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 350-352.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.