MENTERI PEMUDA YORDANIA BERKUNJUNG KE INDONESIA

MENTERI PEMUDA YORDANIA BERKUNJUNG KE INDONESIA[1]

 

Jakarta, Antara

Menteri Pemuda Kerajaan Yordania Dr. Fawwaz Abdul Ghanam, Sabtu siang, tiba di Jakarta untuk  melakukan kunjungan selama tujuh hari di Indonesia. Menteri Pemuda yang didampingi Direktur Penerangan Yordania, Ahmad Waqqas Altal, ketika mendarat di Jakarta dengan menggunakan pesawat Sempati Airline, disambut Menteri Pemuda dan Olahraga, Hayono Isman beserta pejabat teras Menpora serta Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Luay M. Al Khashman.

Kunjungan Fawwaz Abdul Ghanam ke Indonesia ini merupakan kunjungan balasan, setelah Abdul Gafur yang saat menjabat Menpora, pernah mengunjungi negara kerajaan tersebut tahun 1983. Selama di Jakarta, Menteri Pemuda Kerajaan Yordania yang juga menjabat Ketua Komite Olimpiade Yordania, akan bertemu Presiden Soeharto, serta Ketua KONI Pusat Surono dan mengunjungi fasilitas-fasilitas olahraga di Senayan. Menurut Kepala Unit Hubungan Masyarakat Kantor Menpora, Soetrasno Soekarno, kunjungan kehormatan ke kantor Menpora bam akan dilakukan Senin (27/6). Dalam kujungan itu, menurut dia akan dibicarakan mengenai berbagai kerjasama bidang kepemudaan dan olahraga antara kedua negara.

“Mungkin akan dibicarakan pertukaran pemuda Indonesia-Yordania serta Indo­ nesia juga  akan menawarkan melatih atlet bulutangkis Yordania di Indonesia,” ungkapnya.

Selain bertemu pejabat -pejabat di Indonesia, Fawwaz Abdul Ghanam juga akan mengunjungi kediaman Haji Bachrum, salah seorang pemuda pelopor yang sukses dalam bidang pertanian laban kering di Caringin Bogor. Dalam kesempatan berkunjung ke Indonesia, Menteri Fawwaz akan menikmati keindahan Pulau Dewata, Bali. (T.OK09/15:44/0K04/ 15:51/RF1

Sumber: ANTARA (25/06/1994)

_____________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 663-663.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.