MENTERI KABINET PEMBANGUNAN VI SERAHKAN DIPNAS

MENTERI KABINET PEMBANGUNAN VI SERAHKAN DIPNAS[1]

 

Jakarta, Antara

Sejumlah menteri Kabinet Pembangunan VI, Selasa, atas nama Presiden Soeharto secara serentak menyerahkan Daftar Isian Proyek Nasional (DIP-Nas) 1997/1998 ke beberapa propinsi.

Menteri Pekerjaan Umum, Radinal Moechtar menyerahkan DIP-Nas Sulawesi Tenggara senilai Rp 234,927 miliar untuk membiayai 146 proyek, meningkat Rp 13,49 miliar atau 6,09 persen dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 221,437 miliar.

DIP-Nas tersebut diserahkan Radinal Moochtar kepada Gubernur Sultra H. La Ode Kairnoeddin yang selanjutnya menyerahkan kepada para kakanwil departemen dan non departemen  se-Sultra.

Selain DIP-Nas, Menteri PU juga menyerahkan 40 Surat Pengesahan Anggaran Bantuan Pembangunan (SPABP) berupa bantuan pusat kepada daerah sebesar Rp 175,71 miliar, meningkat Rp 23,13 miliar atau 15,16 persen dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 152,57 miliar.

Dari 21 sektor yang dibiayai DIP-Nas dan bantuan tersebut, sektor ke-PU-an tetap menjadi penyerap anggaran terbesar yakni Rp 90,672 miliar dengan 13 buah proyek, disusul Kanwil Transmigrasi dan PPH sebanyak tiga proyek bernilai Rp 29,525 miliar.

Sumatera  Barat

Menteri Tenaga Kerja Abdul Latif menyerahkan DIP-Nas untuk Sumatera Barat senilai Rp 607,03 miliar, naik 30,84 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 463,94 miliar.

Pada DIP Sektoral, alokasi dana pembangunan Sumbar tahun 1997/1998 naik Rp 99,41 miliar atau 36,74 persen, yaitu dari Rp 270,54 miliar pada 1996/1997 menjadi Rp 369,95 miliar.

SPABP untuk Sumbar naik Rp 43,68 miliar atau 22,59 persen, dari Rp 193,39 miliar menjadi Rp 237,08 miliar.

Jumlah jenis bantuan juga meningkat dari 25 jenis pada tahun 1996/1997 menjadi 40 jenis bantuan pada tahun 1997/1998.

Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi mendapatkan peningkatan tertinggi dalam DIP-Nas Sumbar tahun 1997/1998.

Alokasi dana untuk instansi itu meningkat 4.559,58 persen dari tahun sebelumnya, yakni dari Rp 1,29 miliar menjadi Rp 60,26 miliar.

Peningkatan sebesar Rp 58,97 miliar itu disebabkan adanya pembangunan proyek induk pembangkit dan jaringan Sumbar/Riau (PLTA Singkarak dan Koto Panjang), proyek kelistrikan Sumbar/Riau, dan proyek listrik pedesaan Sumbar/Riau yang pada tahun ini kembali dibiayai dengan DIP Sektoral.

Lampung

Sementara itu Menteri Koperasi/PPK, Subiakto Trakrawerdaya menyerahkan DIP-Nas untuk Propinsi Lampung senilai Rp 270,29 miliar untuk membiayai 112 proyek.

DIP-Nas tersebut diserahkan Menkop kepada Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto dan dihadiri Ketua DPRD TK. I Lampung Soendoro Brotoatmodjo dan para pejabat sipil dan ABRI TK. I dan II se-Propinsi Lampung.

Gubernur Poedjono  Pranyoto  mengatakan,  DIP-Nas  itu  baru  meliputi   112 proyek senilai Rp 270,2 miliar dari sekitar  154 proyek yang diprogramkan  senilai Rp 278 miliar lebih.

Jika dibandingkan dengan nilai DIP tahun 1996/1997 sebesar Rp 240,6 miliar untuk 141 proyek, maka terjadi peningkatan dalam nilai sekitar 12 persen.

Seperti tahun anggaran sebelumnya, DIP-Nas terbesar untuk Lampung masih dialokasikan untuk Departemen Pekerjaan Umum (PU) yakni sebesar Rp 143,7 miliar untuk 12 proyek dari tahun sebelumnya Rp 91 miliar untuk 14 proyek.

Sumber : ANTARA (01/04/1997)

_________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 296-297.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.