MENSESNEG : PRESIDEN SEHAT WALAFIAT

MENSESNEG : PRESIDEN SEHAT WALAFIAT[1]

 

Jakarta, Merdeka

“Seperti yang anda lihat sendiri. Keadaan Presiden kan sehat walafiat.” kata Mensesneg di Istana Merdeka menjawab pertanyaan wartawan dari berbagai media, kemarin.

Kabar tentang kesehatan Pak Harto itu sempat beredar di sejumlah kalangan, sehingga wartawan mengkonfirmasikannya. Sebagai bukti bahwa kesehatan Pak Harto tetap prima ialah, tidak adanya jadwal kegiatan resmi yang diubah, apalagi dibatalkan.

Pada Kamis, kemarin misalnya, Pak Harto mengawali acara meresmikan pembukaan simposium Musyawarah Besar Badan Kontak Majelis Taklim di Istana Negara jam 09.00 WIB yang berlangsung sampai jam 10.00 WIB. Seusai memberi sambutan Pak Harto mengadakan ramah tamah dengan para peserta simposium majelis taklim dipimpin oleh Ketua Umumnya Tuty Alawiyah.

Sesudah membuka simposium dan Mubes IV BKMT, Pak Harto melanjutkan acara menerima Menteri Agama Tarmizi Taher di Istana Merdeka yang terletak di sebelah depan kompleks istana. Pembicaraan dengan Menag berlangsung hampir satu jam. Diantaranya menyangkut laporan penyelenggaraan jama’ah haji.

Selanjutnya Presiden menerima tim dari Mission Energy Company International Amerika terdiri dari Ketua Dewan Perusahaan John E Bryson, Direktur Perusahaan Edward Muller, Wakil Pemimpin Perusahaan Robert M Edgell serta Manajer Wilayah Charles B Jacob ini dengan didampingi Dubes AS Stepleton Roy.

Usai menerima tamu dari AS, Pak Harto menerima kunjungan dari Badan Keljasama Bilateral Parlemen Jepang yang dipimpin Ketua Umumnya Taku Yamasaki didampingi Sekjen Teutoma Takebe. Ikut serta dalam kunjungan itu para anggota majelis rendah dan majelis tinggi parlemen Jepang, pejabat tinggi Deplu Kunio Umeda serta Dubes Jepang T Watanabe. Sementara Pak Harto selalu didampingi Mensesneg Moerdiono. Dalam pertemuan itu, antara lain dibicarakan mengenai hubungan bilateral perdagangan antara kedua negara.

Sebelumnya, Rabu (3/7) Pak Harto juga menunaikan tugas kenegaraan seperti biasa. Jadwal kerja Presiden hari itu diawali lebih awal, jam 08.30 WIB menerima tamu negara dari Meksiko. Seusai itu, Presiden memimpin sidang kabinet bidang Ekkuwasbang dan Prodis yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga tengah hari. Bahkan, seusai memimpin sidang kabinet, Presiden masih menerima Wakil Presiden Try Sutrisno yang berlangsung cukup lama di Bina Graha.

Sumber : MERDEKA (05/07/1996)

________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 172-173.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.