MENPORA : KERJA KONSORSIUM SEA GAMES SUDAH MAKSIMAL

MENPORA : KERJA KONSORSIUM SEA GAMES SUDAH MAKSIMAL[1]

 

Jakarta, Antara

Menpora Hayono Isman menilai Konsorsium selaku penanggung jawab dana SEA Games XIX sudah melakukan tugasnya secara maksimal, meskipun masih ditemui beberapa kekurangan.

“Menurut saya Konsorsium sudah melakukan kerja yang luar biasa dan kita patut memberi dukungan agar mereka dapat melakukan tugasnya hingga berakhirnya SEA Games nanti.” kata Menpora dilakarta, Kamis.

Menpora mengatakan, mengumpulkan dana SEA Games XIX yang dianggarkan sebesar Rp 105 miliar merupakan tugas sangat berat, apalagijika dilihat dari kondisi ekonomi saat ini dan seretnya pemasukan dari peredaran stiker, padahal hasil dari peredaran stiker merupakan salah satu sumber dana utama untuk penyelenggaraan SEA Games XIX.

Oleh sebab itu salah satu solusinya adalah memperpanjang peredaran stiker. Rencana ini, kata Menpora, sudah disetujui oleh Presiden Soeharto.

“Perpanjangan peredaran stiker ini tidak akan terlalu lama, dan Depsos mungkin hanya akan mengizinkan sampai tiga bulan setelah SEA Games.” kata Menpora.

Dua minggu menjelang dimulainya SEA Games, Konsorsium baru dapat menyetor sekitar Rp 60,5 miliar.

Selain perpanjangan peredaran stiker, alternative lainnya untuk menutup sementara biaya SEA Games adalah memimjam uang dari bank.

Menpora juga menjelaskan bahwa ia tengah mencoba menghubungi Menteri Keuangan agar Konsorsium memperoleh pinjaman dari bank milik Pemerintah dengan bunga agak rendah, atau sama dengan bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia).

Agak berat jika pinjaman dari bank untuk penyelenggaraan SEA Games bunganya sama dengan pinjaman untuk lainnya, ujarnya.

“Kalau dengan bunga SBI sekitar 20 persen tentunya tidak terlalu berat.” Kata Menpora seusai menerima titipan sebuah mobil sedan dari seorang wiraswastawan untuk bonus bagi atlet yang mampu mencetak rekor dunia pada SEA Games nanti.

Atlet luar negeri yang nanti membuat rekor dunia juga berhak atas bonus mobil Timor dari A. Jamaluddin tersebut, kata Menpora. SEA Games adalah milik bersama bangsa-bangsa Asia Tenggara, jadi seluruh peserta berhak mendapat penghargaan jika berprestasi, tambahnya.

Sumber : ANTARA (07/10/1997)

______________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 594-595.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.