MENPERA TERIMA SATKAR GOLKAR ULAMA INDONESIA

MENPERA TERIMA SATKAR GOLKAR ULAMA INDONESIA

 

 

Menteri Negara Perumahan Rakyat Drs. Cosmas Batubara selaku Sekretaris Dewan Pembina Golongan Karya (Golkar) menerima para ulama Ibukota di Kantor Menpera Jakarta, Jum’at sore.

Silaturahmi 25 Ulama Ibukota yang tergabung dalam Satkar (Satuan Karya) Ulama Indonesia itu minta kesediaan Menteri Cosmas menyampaikan persembahan para ulama berupa sepasang Gaman untuk Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto.

Tanda mata Gaman yang berupa golok kecil berukir ayat-ayat suci itu mengandung arti “kejayaan dan keberkatan” dalam memimpin bangsa dan negara. Sepasang Gaman itu diterima Menteri Cosmas langsung dari seorang sesepuh ulama.

Di samping itu para ulama minta petunjuk-petunjuk Menteri Cosmas untuk pegangan dua orang diantara mereka yang akan mengunjungi Iraq dan negara-negara Arab Iainnya selama satu bulan.

Menteri Cosmas berpesan kepada dua Ulama K.H. Abdul Hamid dan K.H. Ali Husein yang akan mengunjungi Iraq dan beberapa negara Arab lainnya agar berusaha menjelaskan Indonesia negara Pancasila.

”Adanya Pancasila bangsa Indonesia bersatu, walaupun terdiri dari berbagai suku yang berada di ribuan pulau. Bangsa Indonesia ini rukun, hidup sejahtera, damai, tidak saling bermusuhan dan tidak suka cekcok serta mencintai perdamaian abadi,” kata Cosmas.

Selama di negara orang lain jangan melupakan diri sebagai bangsa Indonesia yang ber Pancasila dan hendaknya dapat mengharapkan “sesama bangsa, sesaina manusia itu diciptakan untuk rukun dan damai,” katanya.

Tingkatkan Peran

Ia mengharapkan kepada para ulama agar terus meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan nasional dengan mensukseskan Sidang Umum MPR bulan Maret 1988 melalui pembinaan dan bimbingan rohani umat.

Dalam memberikan pembinaan dan bimbingan rohani masyarakat harus dapat membantu ketenangan masyarakat, sehingga Sidang Umum MPR yang akan menetapkan pembangunan lima tahun berikutnya dapat berjalan lancar.

Sementara itu Koordinator Pengajian Pemuda Satkar Ulama Indonesia RM.Alamsyah menjelaskan, para ulama ini sudah dekat dengan Cosmas Batubara sebelum menjadi menteri, bahkan sejak perjuangan Orde Baru tahun 1966.

Alamsyah menjelaskan, sepasang Gaman yang akan dipersembahkan kepada Kepala Negara tersebut adalah sebagai rasa kecintaan para ulama terhadap Presiden Soeharto agar tetap sehat, aman dan mendapat barkah Allah SWT.

Sepasang Gaman tersebut dibuat empat tahun lalu pada bulan Rabiul Awwal (Maulud) dan mempersembahkannya juga pada bulan yang sama, agar mendapat keutamaan, katanya. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (20/11/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 304-305.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.