MENLU KORUT KIM YONG NAM TIBA INDONESIA

MENLU KORUT KIM YONG NAM TIBA INDONESIA

 

Menteri Luar Negeri Republik Demokrasi Rakyat Korea (Korea Utara) Kim Yong Nam mengemukakan, kunjungannya ke Indonesia antara lain untuk memperkuat kerja sama di antara negara-negara anggota Non-Blok, dan kedua negara khususnya.

Menjawab pertanyaan pers setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta Kamis petang, Menlu Kim Yong Nam menambahkan, selama ini hubungan kedua negara berlangsung sangat baik, terutama kerja sama di antara sesama negara anggota Non-Blok.

Menjawab pertanyaan apakah Republik Demokrasi Rakyat Korea mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah KTT Non-Blok mendatang, ia mengemukakan, bahwa hal ini diserahkannya negara-negara anggota Non-Blok lainnya, dan diserahkan pada hasil sidang Non-Blok untuk menentukannya.

Kedatangannya dijemput Menteri Luar Negeri Mochtar Kusumaatmadja, Dirjen Politik Deplu Nana Sutresna, Direktur Asia Pasifik Abdul Irsan, dan para pejabat Deplu serta para Dubes negara-negara Sosialis di Jakarta.

Menlu Kim Yong Nam Jumat pagi menurut rencana akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto, kemudian mengadakan pembicaraan dengan Menlu Mochtar Kusumaatmadja di Deplu Pejambon.

Dalam waktu bersamaan para pejabat senior kedua negara di Deplu Pejambon akan mengadakan pertemuan untuk membicarakan persiapan pertemuan ke-4 kerja sama Selatan-Selatan yang menurut rencana akan berlangsung di Pyong Yang bulan Juni 1987.

Menlu Kim Yong Nam menurut rencana akan mengakhiri kunjungannya di Indonesia hari Sabtu, 4 April 1987.

Beberapa menit sebelum Kim Yong Nam tiba, tampak calon Duta Besar Soviet yang baru untuk Indonesia Vladimir Semenov, yang baru tiba dari Moskow, untuk menggantikan Dubes sebelumnya T. Semivolos.

Vladimir Semenov yang sebelumnya menjadi Duta Besar Soviet untuk Singapura itu di Bandara Soekarno Hatta sempat sejenak menemui Menlu Mochtar di ruang VIP. (RA)

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (02/04/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 104.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.