MASYARAKAT KELURAHAN SUKMAHILANG PEKANBARU USULKAN PAK HARTO MENJADI PRESIDEN LAGI

MASYARAKAT KELURAHAN SUKMAHILANG PEKANBARU USULKAN PAK HARTO MENJADI PRESIDEN LAGI

Seluruh warga masyarakat kelurahan Sukmahilang Pekanbaru kota, mengusulkan kepada MPR hasil Pemilu 1982 memilih kembali Jenderal Purn. Soeharto menjadi Presiden RI periode 1983-1988, serta setuju memberikan gelar Bapak Pembangunan Nasional kepadanya.

Pernyataan tersebut diserahkan melalui Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat Drs. Cosmas Batubara ketika meresmikan selesainya Proyek Perintis Perbaikan Lingkungan Perumahan Kota (P2LPK) kelurahan tersebut, Rabu sore, di Pekanbaru.

Menteri dalam sambutannya selesai menerima pernyataan itu mengatakan, pernyataan seperti itu sangat tepat dan datang dari masyarakat yang mengakui adanya pembangunan di negeri kita ini, serta punya keinginan agar pembangunan dilanjutkan.

"Apakah pembangunan ini mau diteruskan," tanya Cosmas, dan dijawab hadirin

”Terus" secara serempak.

"Kalau pembangunan ingin diteruskan, maka pada tempatnyalah Bapak Pembangunan. itu dipertahankan." Ucapan tersebut disambut hadirin dengan tepuk tangan meriah bersama pekikan semangat "Hidup Pak Harto.Hidup Pak Harto".

Selesai memberikan sambutan, Menteri Cosmas didampingi Gubernur Riau H. lmam Munandar, memukul kentongan tanda resmi selesainya proyek tsb.

P2LPK di lokasi tersebut meliputi areal seluas tujuh hektar, dibiayai dana APBN 1981/82, merupakan satu di antara empat lokasi yang terdapat di Ibu kota propinsi Riau itu.

Tiga lokasi lainnya yaitu kelurahan pulau Karam, Sukaramai I dan Sukaramai IV. Dana untuk keempat lokasi itu berjumlah Rp 84 juta.

Selesai meresmikan proyek dalam kota tersebut, Menteri meresmikan proyek Perumahan Kredit BTN (Bank Tabungan Negara) di Desa Sidomulyo, Kabupaten Kampar. (RA)

Pekanbaru, Antara

Sumber : ANTARA (28/01/1982)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 661.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.